Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Tolak Klaim AS tentang Uji Coba Nuklir Rahasia

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Tolak Klaim AS tentang Uji Coba Nuklir Rahasia Doc: AFP/GREG BAKER
Ket. Sejumlah kendaraan militer Tiongkok membawa misil balistik berkemampuan nuklir saat parade militer di Alun-alun Tiananmen, Beijing, pada Oktober 2019 lalu. Pada Senin (9/2) Beijing membantah tuduhan AS bahwa Tiongkok telah melakukan uji coba ledakan nuklir rahasia.

BEIJING - Tiongkok pada Senin (9/2) membantah tuduhan Amerika Serikat (AS) bahwa mereka telah melakukan uji coba ledakan nuklir rahasia dan menyebut tuduhan itu sebagai sebuah kebohongan terang-terangan dan menuduh Washington DC membuat alasan untuk memulai uji coba mereka sendiri.

Pada Konferensi Perlucutan Senjata PBB di Jenewa, Swiss, pada Jumat (6/2) lalu, Thomas DiNanno, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pengendalian Senjata, menuduh Tiongkok melakukan uji coba tersebut, termasuk satu pada 22 Juni 2020, dan sedang mempersiapkan lebih banyak uji coba dengan daya ledak yang sangat besar.

"Tuduhan AS sama sekali tidak berdasar dan merupakan kebohongan belaka. Tiongkok dengan tegas menentang upaya AS untuk membuat-buat alasan atas dimulainya kembali uji coba nuklir mereka sendiri," kata Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan kepada AFP pada Senin.

Selain itu, mereka juga mendesak AS untuk segera menghentikan tindakan tidak bertanggung jawabnya.

Presiden AS, Donald Trump, pada Oktober lalu mengatakan bahwa Washington DC akan mulai menguji senjata nuklir atas dasar kesetaraan dengan Moskwa dan Beijing, tetapi tanpa menguraikan atau menjelaskan jenis uji coba nuklir apa yang ingin ia lanjutkan.

Komentar DiNanno muncul saat ia mempresentasikan rencana baru AS yang menyerukan pembicaraan tiga pihak dengan Russia dan Tiongkok untuk menetapkan batasan baru pada senjata nuklir, setelah berakhirnya New START, perjanjian terakhir antara kekuatan nuklir utama Washington DC dan Moskwa, yang berakhir Kamis (5/2) lalu.

Penolakan klaim oleh Beijing juga dilontarkan setelah Tiongkok menyatakan telah menolak untuk bergabung dalam negosiasi perlucutan senjata pada tahap ini. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Meski Kemarau Panjang, DKP ...
Nasional
Pendiri Sariayu Martha Tila...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.