Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KAI Daop 7 Madiun Catat 35.569 Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual

3 Rabu, 11 Feb 2026, 12:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
KAI Daop 7 Madiun Catat 35.569 Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual KAI Daop 7 Madiun Catat 35.569 Tiket Kereta Lebaran 2026 Terjual Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Sejumlah penumpang naik angkutan kereta api sebagai moda transportasi mobilitas.

MADIUN – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat 35.569 tiket Kereta Api Jarak Jauh Reguler untuk periode Angkutan Lebaran 2026 sudah terjual dan ketersediaan tiket dinilai masih mencukupi.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya penjualan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk mudik dan arus balik Lebaran 2026.

"Hingga 10 Februari 2026, di Daop 7 Madiun, sebanyak 35.569 tiket kereta api reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11–27 Maret 2026. KAI Daop 7 Madiun menginformasikan bahwa ketersediaan tiket masih terbuka lebar," ujar Tohari di Madiun, Selasa.

Menurut dia, penjualan tiket tersebut masih berpotensi meningkat seiring berjalannya masa pemesanan dan masyarakat yang mulai memantapkan rencana perjalanan mudik Lebaran tahun 2026.

Guna mendorong penjualan tiket KA Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun mendukung upaya pemerintah dalam memberikan stimulus ekonomi nasional pada Triwulan I 2026 melalui kebijakan pengelolaan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Untuk moda kereta api, pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen bagi perjalanan pada periode 14-29 Maret 2026 sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat dan keterkelolaan mobilitas nasional selama Lebaran 2026.

"Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI Daop 7 Madiun berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut tentunya dengan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi penjualan," katanya.

Seiring dengan kebijakan tersebut, KAI Daop 7 madiun juga menyiapkan kereta api tambahan selama Angkutan Lebaran 2026 untuk memperluas pilihan perjalanan dan membantu pengelolaan arus mudik dan balik.

"Tiket kereta api tambahan dapat dipesan melalui platform penjualan resmi seperti aplikasi Access by KAI, mulai 11 Februari 2026 pukul 00.01 WIB," kata Tohari.

KAI mendukung kebijakan pemerintah dalam pengelolaan Angkutan Idul Fitri 2026 dan mengajak masyarakat merencanakan perjalanan sejak dini agar mudik berlangsung tertib, aman, dan nyaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Momen Haru Warga Jakut Teri...
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.