Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gedung Baru MUI di Bundaran HI: Lokasi di Eks Kedutaan Inggris dan Tinggi Mencapai 40 Lantai

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 02:30 WIB | Oleh:
Gedung Baru MUI di Bundaran HI: Lokasi di Eks Kedutaan Inggris dan Tinggi Mencapai 40 Lantai Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menghadiri pengumuman Stimulus Ekonomi Triwulan I di Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).

JAKARTA - Jantung Ibu Kota Jakarta bersiap menyambut ikon baru setelah Presiden Prabowo Subianto menetapkan lahan bekas Kedutaan Besar Inggris di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) sebagai lokasi pembangunan gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan gedung MUI yang baru akan dibangun di lahan bekas Kedutaan Inggris, atau berada di kawasan Bundaran HI di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Hal itu sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyatakan telah menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI untuk pembangunan gedung MUI yang baru.

Saat ditanya awak media soal gedung menggunakan eks Kedutaan Inggris, Prasetyo menjawab singkat.

"Tanahnya (bekas Kedutaan Inggris)," kata Pras, sapaan akrabnya, saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa.

Ketika ditanya kembali soal pembangunan gedung itu dari nol, Pras membenarkan.

"Ya (pembangunan dari nol)," katanya singkat.

Meski tidak ingin merinci, Prasetyo menjelaskan bahwa anggaran pembangunan gedung MUI dapat diambil dari pos anggaran Kementerian Agama (Kemenag), maupun dari pos lainnya.

"Itu kan masalah cara menyalurkan Bisa lewat kemenag, bisa tidak lewat Kemenag," kata Pras.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran HI, untuk pembangunan gedung yang akan digunakan MUI dan berbagai lembaga umat Islam.

"Dan hari ini, saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam," kata Presiden pada agenda pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2).

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa gedung tersebut direncanakan menjadi pusat aktivitas sejumlah institusi keislaman, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan organisasi kemasyarakatan Islam yang membutuhkan ruang perkantoran.

Ia menyebut rencana pembangunan gedung setinggi sekitar 40 lantai itu merupakan tindak lanjut dari permintaan Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama, Nasaruddin Umar, yang sebelumnya menyampaikan bahwa kantor MUI saat ini belum memiliki lokasi yang representatif.

"Saya pun maaf. Tidak tahu persis di mana kantor MUI. Tapi nanti kantor institusi-institusi Islam akan berada di jantungnya Ibu Kota Jakarta ini," katanya di sambut tepuk tangan hadirin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
7 Tahun Hiatus, Syahrini Co...
Luar Negeri
Tiba di AS, Xi Jinping Disa...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.