Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Sesuaikan Kriteria Desil Penerima Bansos 2026, Desil 5 Tak Lagi Dapat BPNT

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 19:45 WIB | Oleh:
Kemensos Sesuaikan Kriteria Desil Penerima Bansos 2026, Desil 5 Tak Lagi Dapat BPNT Doc: Istimewa
Ket. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi melakukan penyesuaian kriteria desil penerima bantuan sosial (bansos) mulai Triwulan I Tahun 2026. Penyesuaian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran bansos.

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi melakukan penyesuaian kriteria desil penerima bantuan sosial (bansos) mulai Triwulan I Tahun 2026. Penyesuaian ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan akurasi data serta efektivitas penyaluran bansos agar tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama dalam menentukan penerima bantuan sosial. Penetapan tersebut dilakukan dengan memperhatikan tingkat kesejahteraan atau desil Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam sistem data nasional.

Mengutip Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos), seluruh penduduk Indonesia yang tercatat dalam DTSEN telah diperingkat berdasarkan tingkat kesejahteraan ke dalam desil 1 hingga desil 10. Pemeringkatan ini menjadi dasar dalam menentukan kelompok masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Mengutip laman resmi Kementerian Sosial, desil merupakan ukuran statistik yang digunakan untuk mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Kemensos membagi masyarakat menjadi 10 kelompok, mulai dari yang paling miskin hingga yang tergolong sejahtera.

Penentuan desil oleh Kemensos merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 tentang Penetapan Peringkat Kesejahteraan Keluarga untuk Penyaluran Bantuan Sosial.

Berdasarkan klasifikasi kesejahteraan yang ditetapkan Kemensos, kategori desil dibagi sebagai berikut:

  • Desil 1: Kelompok 10 persen masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah dan termasuk kategori miskin ekstrem.
  • Desil 2 - 4: Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin.
  • Desil 5 - 10: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan lebih tinggi dan tergolong sudah mampu.

Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @pusdatinkesos, terdapat perubahan kriteria penerima bansos tahun 2026, khususnya pada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.

Pada ketentuan sebelumnya, BPNT atau Program Sembako dapat diterima oleh masyarakat yang berada pada Desil 1 hingga Desil 5. Namun, mulai tahun 2026, kriteria tersebut disesuaikan dan dibatasi hanya untuk masyarakat dalam Desil 1 sampai Desil 4.

Dengan perubahan ini, keluarga yang berada pada Desil 5 tidak lagi termasuk sebagai penerima bantuan sembako. Posisi tersebut akan dialihkan kepada keluarga dalam Desil 1 - 4 yang diusulkan oleh masyarakat melalui pemerintah desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat sesuai mekanisme yang berlaku.

Seiring penyesuaian kriteria penerima bansos tersebut, Kemensos juga melakukan pengalihan terhadap 696.920 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 1.735.032 penerima bantuan sembako yang tercatat berada di luar Desil 1 hingga Desil 4.

Pengalihan ini dilakukan dengan memprioritaskan keluarga dari desil paling bawah hingga peringkat keempat dalam pemeringkatan kesejahteraan nasional.

Masyarakat dapat mengecek status desil secara mandiri melalui dua kanal resmi yang disediakan Kemensos, yakni melalui situs web dan aplikasi Cek Bansos.

1. Via Website cekbansos.kemensos.go.id

Langkah-langkah cek desil untuk bansos di website:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.