Gubernur Pramono Anung Targetkan Pengadaan Truk Sampah Listrik DKI Jakarta Mulai Tahun Ini

Selasa, 10 Feb 2026, 20:24 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meluncurkan gagasan progresif untuk merombak armada kebersihan Ibu Kota dengan mewacanakan pengadaan truk sampah berbasis listrik mulai tahun 2026. 

Langkah ini diambil sebagai respons atas kontradiksi penanganan masalah lingkungan yang selama ini dinilai masih menyumbang polusi udara melalui emisi gas buang truk sampah konvensional. Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Selasa (10/2), Pramono menegaskan bahwa transisi ke energi hijau merupakan keharusan agar upaya pemerintah dalam menekan polusi tidak justru menjadi bumerang bagi kualitas udara Jakarta.

Ket. Foto: Dinas Lingkungan Hidup DKI memperbarui armada dengan truk sampah listrik ramah lingkungan dan bebas emisi, Jakarta, Minggu (13/4). — Sumber: ANTARA/HO-Dinas Lingkungan Hidup DKI

“Kalau secara listrik bisa, saya akan perintahkan untuk mulai dengan listrik. Karena apa? Masa kita mengatasi persoalan polusi dengan truk sampah itu kita menambah polusi sendiri. Nggak bisa,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa.

Pramono menjelaskan saat ini jumlah truk sampah listrik milik Pemprov DKI masih sangat terbatas, yakni di bawah 10 unit. Salah satu kendala utama adalah spesifikasi truk sampah compactor yang membutuhkan energi besar karena mengangkut beban berat setiap hari.

Namun jika truk tersebut bisa mengangkut sampah dengan tenaga listrik, maka dia akan segera memerintahkan untuk menggunakannya.

Dia pun menyinggung pembaruan armada untuk operasional pengangkutan sampah di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.

Menurutnya, saat ini sudah digunakan truk-truk baru keluaran tahun 2024-2025 untuk mendukung operasional di wilayah tersebut.

Selain soal emisi, Pemprov DKI juga menyoroti persoalan air lindi atau cairan dari sampah yang kerap menetes dari truk saat pengangkutan.

Untuk itu, Pramono meminta agar ke depan spesifikasi truk diperbaiki agar lebih tertutup dan tidak menimbulkan dampak lingkungan di jalan.

“Air lindinya yang menetes-menetes itu menjadi sumber utama keresahan. Kalau bisa truk sampahnya listrik, compactornya bagus, dan air lindinya tidak ke mana-mana, saya akan minta pengadaan di tahun 2026 mulai dengan truk sampah dari listrik,” ujar Pramono.

  • pramono anung
  • pemprov dki jakarta
  • gubernur dki jakarta
  • truk sampah listrik
  • polusi udara jakarta
  • air lindi

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.