Serie A Italia: Dimarco Antar Inter Unggul Delapan Poin di Puncak Klasemen, Juventus Tertahan

Senin, 09 Feb 2026, 09:11 WIB

MILAN, ITALIA — Federico Dimarco tampil gemilang dengan menyumbang tiga assist saat Inter Milan melumat Sassuolo 5-0, Senin (9/2) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan itu memperpanjang rekor tak terkalahkan Nerazzurri di Serie A menjadi 12 laga sekaligus membawa mereka unggul delapan poin dari rival sekota, AC Milan, di puncak klasemen.

Pada laga lain, Juventus gagal memaksimalkan peluang mendekat ke papan atas setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Lazio di Turin. Gol Pierre Kalulu di masa tambahan waktu menyelamatkan Si Nyonya Tua dari kekalahan.

Ket. Foto: Para pemain Inter Milan melakukan selebrasi usai mencetak gol dalam laga Serie A kontra Sassuolo, Senin (9/2) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Dimarco, yang kini mengoleksi sembilan assist musim ini, bukan hanya kreator utama. Ia juga sempat membentur mistar gawang lewat tendangan bebas serta melakukan sapuan krusial di garis gawang pada menit pertama untuk menggagalkan peluang Ismael Kone. Meski performanya menanjak, bek kiri timnas Italia itu memilih tetap membumi.

“Saya tidak merasa menjadi siapa-siapa. Dalam sepak bola, ketika semuanya berjalan baik Anda disebut fenomena, tapi saat buruk Anda bukan apa-apa,” ujar Dimarco. “Saya terus bekerja seperti biasa dan tidak memikirkan hal lain.”

Inter kini mencatatkan 11 kemenangan dan satu hasil imbang dari 12 pertandingan terakhir. Gol-gol ke gawang Sassuolo dicetak oleh bek tengah Yann Bisseck dan Manuel Akanji, serta trio penyerang Marcus Thuram, Lautaro Martinez, dan Luis Henrique.

Keunggulan Inter dibuka pada menit ke-11 ketika Bisseck menanduk sepak pojok Dimarco di tiang jauh. Tujuh menit berselang, Dimarco hampir mencatatkan namanya di papan skor, namun tendangan bebasnya hanya membentur mistar. Ia kemudian kembali menjadi kreator dengan umpan silang dari kiri yang diselesaikan Thuram di tiang dekat.

Sassuolo sempat mengira mereka memperkecil ketertinggalan menjelang jeda melalui Kristian Thorstvedt, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena offside. Inter mematikan laga 10 menit setelah babak kedua dimulai lewat gol Lautaro Martinez dari jarak dekat, hasil lemparan jauh ke kotak penalti. Gol itu membawa sang kapten naik ke peringkat tiga daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inter.

Assist ketiga Dimarco hadir dari situasi sepak pojok lain yang dituntaskan Akanji dengan sundulan dari jarak enam yard. Harapan Sassuolo benar-benar pupus setelah Nemanja Matic diusir wasit akibat protes verbal. Thuram sempat membentur tiang sebelum Henrique menutup pesta gol Inter satu menit jelang laga usai.

Pada pertandingan lain, Juventus melakukan kebangkitan dramatis dari ketertinggalan dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 kontra Lazio. Dua gol tim tamu yang tercipta di penghujung babak pertama dan awal babak kedua membuat Lazio memimpin, meski Juventus mendominasi penguasaan bola.

Gol Teun Koopmeiners pada menit ke-26 dianulir akibat offside Kephren Thuram. Pedro membuka skor di masa tambahan waktu babak pertama memanfaatkan kesalahan kapten Juve, Manuel Locatelli. Tak lama setelah jeda, Gustav Isaksen menggandakan keunggulan Lazio.

Juventus terus menekan dan memperkecil jarak lewat Weston McKennie menjelang satu jam laga berjalan. Kalulu kemudian menjadi pahlawan dengan gol penyeimbang di detik-detik terakhir pertandingan.

Namun, dua poin yang terbuang membuka peluang bagi AS Roma untuk menyamai poin Juventus di posisi keempat, batas akhir tiket Liga Champions, jika menang atas Cagliari pada Senin.

Di laga lain, Lecce menjauh tiga poin dari zona degradasi setelah menang 2-1 atas Udinese. Sementara itu, Parma meredakan kekhawatiran degradasi berkat kemenangan 1-0 di markas Bologna melalui gol Christian Ordonez pada menit ke-95.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.