Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Dorong Industri demi Serapan Kerja

📅 Senin, 09 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Prabowo Dorong Industri demi Serapan Kerja Doc: antara
Ket. Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama - Presiden menyampaikan bahwa pemerintah bertekad meningkatkan kesempatan kerja dengan membangkitkan kembali industri nasional dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Penguatan sektor industri menjadi kunci untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju, di mana seluruh rakyat dapat menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi rakyat Indonesia melalui percepatan industrialisasi dan pembangunan sektor perumahan nasional.

Seperti dikutip dari Antara, dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (8/2), Presiden menyampaikan bahwa pemerintah bertekad meningkatkan kesempatan kerja dengan membangkitkan kembali industri nasional dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

“Kita juga bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan untuk bangsa Indonesia. Kita juga akan memimpin industrialisasi bangsa Indonesia dalam 2–3 tahun ini,” ujar Prabowo.

Menurut dia, penguatan sektor industri menjadi kunci bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dan melangkah menjadi negara maju. Industrialisasi dinilai tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pemerataan kesejahteraan dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional harus memberi dampak nyata terhadap kehidupan rakyat, terutama melalui ketersediaan pekerjaan yang layak dan berkesinambungan. Karena itu, industrialisasi akan menjadi tulang punggung strategi ekonomi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

Selain pengembangan industri, Prabowo juga mengumumkan rencana pembangunan jutaan rumah murah untuk masyarakat yang membutuhkan. Program perumahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat sekaligus menggerakkan sektor konstruksi serta industri pendukung lainnya.

“Kita akan bangun jutaan rumah murah untuk seluruh rakyat kita yang membutuhkannya,” kata dia.

Pemerintah, lanjut Prabowo, akan mengintegrasikan pembangunan industri dan perumahan sebagai satu kesatuan strategi nasional. Langkah ini ditujukan untuk menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat daya beli masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata.

Ia menegaskan, seluruh kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sektor Manufaktur

Secara terpisah, Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menekankan pentingnya penguatan sektor manufaktur sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas penyerapan tenaga kerja di tengah tren penurunan tingkat pengangguran.

Menurut Yusuf, manufaktur, khususnya padat karya, memiliki karakteristik yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Terutama bagi kelompok usia produktif yang terus bertambah,” kata Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Timnas Italia Bangkit, Takl...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.