Tiongkok Larang Cosplay dan Merchandise Anime Jepang Detective Conan di Sejumlah Kota

Minggu, 08 Feb 2026, 15:10 WIB

Cosplay dan penjualan merchandise dari serial anime Jepang populer Detective Conan telah dilarang di beberapa acara di Tiongkok sejak menuai kecaman.

Baru-baru ini, kolaborasi anime Jepang Detective Conan dengan serial manga My Hero Academia dikritik karena membangkitkan kekejaman perang Jepang.

Ket. Foto: Serial anime Detective Conanini menuai kritik karena kolaborasinya dengan serial manga My Hero Academia. — Sumber: Kyodo

Menurut laporan Kyodo News, larangan itu diberlakukan untuk acara-acara baru-baru ini di Beijing, Chongqing, dan Lanzhou setelah banyak pihak mengkritik kampanye kolaborasi antara kedua perusahaan Jepang tersebut sebagai "penghinaan terhadap rakyat Tiongkok".

Pada tahun 2020, My Hero Academia dihapus dari platform video di Tiongkok karena nama tokoh antagonisnya, Maruta Shiga, merujuk pada Unit 731, unit operasi rahasia terkenal Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, yang melakukan eksperimen manusia untuk penelitian perang biologis dan kimia di Tiongkok timur laut.

Maruta, yang berarti kayu gelondongan, adalah nama sandi untuk korban eksperimen manusia, sementara nama seorang ahli bakteriologi Jepang terkenal yang menemukan bakteri penyebab penyakit pada tahun 1897 adalah Kiyoshi Shiga.

Kolaborasi ini memperingati ulang tahun ke-30 dan ke-10 dari serial anime TV Detective Conan dan My Hero Academia. Para penulis manga telah merilis ilustrasi karakter utama masing-masing sebagai bagian dari proyek ini.

Panitia penyelenggara acara di Lanzhou, ibu kota Provinsi Gansu di barat laut, mengatakan pada 5 Februari bahwa mereka yang mengenakan kimono, bakiak kayu, dan pakaian yang terkait dengan militerisme dilarang masuk, dengan alasan My Hero Academia melibatkan “isu-isu sejarah yang melukai perasaan rakyat Tiongkok”.

Panitia penyelenggara pameran Beijing yang diadakan pada akhir pekan tanggal 7 dan 8 Februari menjelaskan bahwa larangan cosplay dan penjualan barang-barang terkait dimaksudkan untuk menciptakan “suasana yang baik”.

Di tempat lain, pameran anime Chongqing juga melarang cosplay dan penjualan merchandise dari game populer Jepang, Pokemon, selain Detective Conan, sebagai respons atas kemarahan masyarakat Tiongkok terkait rencana penyelenggaraan acara permainan kartu yang menampilkan karakter Pokemon di Kuil Yasukuni di Tokyo yang terkait dengan perang.

Acara permainan kartu yang awalnya dijadwalkan pada 31 Januari kemudian dibatalkan. Kuil Shinto tersebut menghormati para pemimpin Jepang yang dihukum sebagai penjahat perang oleh pengadilan internasional setelah Perang Dunia II, serta jutaan korban perang.

  • Anime

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.