Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Bawang Merah Rp43.350/Kg, Cabai Rawit Merah Rp72.500/Kg

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 11:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Bawang Merah Rp43.350/Kg, Cabai Rawit Merah Rp72.500/Kg Doc: ANTARA
Ket. Dokumentasi - Pedagang menata dagangannya di Pasar Sentral Kota Gorontalo.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan komoditas bawang merah Rp43.350 per kilogram (kg), sedangkan cabai rawit merah Rp72.500 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Minggu (08/2) pukul 09.30 WIB selain cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang putih di harga Rp40.450 per kg.

Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp14.400 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.400 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.750 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.150 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.650 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp42.000 per kg, cabai merah keriting Rp43.100 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.900 per kg.

Kemudian, daging ayam ras di harga Rp41.000 per kg, daging sapi kualitas I Rp143.250 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp135.600 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kg, gula pasir lokal Rp18.350 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp18.850 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.600 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.550 per liter.Selain itu, PIHPS juga mencatat harga komoditas telur ayam ras Rp31.500 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
DJPb Maluku Tekankan Hiliri...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.