Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Stroberi Nonsan Kembali Digelar di Jakarta

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 13:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Stroberi Nonsan Kembali Digelar di Jakarta Doc: Pemprov DKI
Ket. Wagub DKI Rano Karno dalam upacara pembukaan Nonsan Strawberry Festival Tahun 2026 di salah satu mal kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat hubungan kerja sama internasional antara Jakarta dan Kota Nonsan, Korea Selatan, melalui perhelatan "Nonsan Strawberry Festival" yang memasuki tahun kedua di Jakarta.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menyatakan optimistis penyelenggaraan festival tahun ini lebih sukses dibandingkan sebelumnya karena dikemas lebih menarik melalui pendekatan yang unik dan bermakna.

“Antusiasme masyarakat Jakarta terhadap festival ini sangat tinggi," kata dia dalam upacara pembukaan "Nonsan Strawberry Festival Tahun 2026" di salah satu mal kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (5/2).

Rano yakin penyelenggaraan tahun ini akan jauh lebih sukses karena masyarakat sudah lama menantikan kehadirannya kembali.

"Nonsan Strawberry Festival" merupakan agenda tahunan yang tidak hanya memperkenalkan stroberi premium dari Kota Nonsan, tetapi juga menjadi sarana promosi produk pertanian unggulan kepada warga Jakarta.

Tahun ini, acara diadakan hingga 8 Februari 2026 di Mal Gandaria City. Festival tersebut membuka peluang pertukaran pengetahuan di sektor pertanian, termasuk penerapan sistem "cold chain" serta penguatan mutu hasil pertanian.

Menurut Rano, melalui festival ini terjadi pertukaran budaya dan gagasan yang memperkaya hubungan kedua kota. Jakarta dapat belajar banyak dari Nonsan, khususnya dalam pengelolaan pertanian modern dan sistem distribusi hasil panen.

"Hal ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas dan ketahanan pangan di Jakarta,” kata dia.

Rano berharap kolaborasi Jakarta dengan Kota Nonsan memberikan dampak jangka panjang dalam mendorong pengembangan sektor agrikultur, khususnya pertanian perkotaan (urban farming) di Jakarta.

“Kami memiliki alasan yang kuat untuk terus terlibat dalam kegiatan ini. Kerja sama dengan Kota Nonsan ingin terus kami jaga dan perkuat," katanya.

Festival ini, kata dia, menjadi medium yang efektif untuk membangun hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.