Sentimen Memburuk, Pemerintah Andalkan Narasi Danantara Hadapi Outlook Negatif Moody’s

Jumat, 06 Feb 2026, 18:12 WIB

JAKARTA – Penurunan outlook menjadi negatif oleh Moody’s mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko fiskal dan ketahanan makro di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda.

Meski bukan penurunan peringkat, sinyal ini memperbesar persepsi risiko Indonesia di mata investor, berpotensi menahan arus modal masuk dan meningkatkan biaya pembiayaan.

Ket. Foto: Logo Moody's di menara 7 World Trade Center difoto di New York, Amerika Serikat (AS). — Sumber: ANTARA/REUTERS/Mike Segar

Respons kebijakan yang kredibel—terutama dalam menjaga disiplin fiskal dan stabilitas eksternal—menjadi krusial untuk meredam dampak sentimen sekaligus memulihkan kepercayaan pasar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan outlook negatif dari lembaga pemeringkat Moody’s akan direspons dengan penguatan komunikasi terkait peran dan tata kelola Danantara, seiring pemisahan peran antara APBN dan Danantara dalam pembiayaan investasi.

Sebagaimana diketahui, pada Kamis (5/2), Moody's mengumumkan untuk mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif.

“Saya sudah bicara dengan Danantara di mana mereka juga akan mempersiapkan langkah-langkah untuk menjelaskan kepada rating agency,” kata Airlangga dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Kamis (5/2) malam.

Airlangga menjelaskan bahwa jika sebelumnya investasi dilakukan melalui anggaran, pemerintah kini membedakan peran dengan mendorong investasi melalui Danantara. Sementara itu, APBN difokuskan untuk membiayai program unggulan Presiden dan pelayanan masyarakat.

“Ini yang banyak rating agency ataupun di pasar keuangan global belum paham. Jadi ini yang harus kita beri penjelasan,” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa Danantara dibangun dengan prinsip tata kelola yang baik sebagai sovereign wealth fund (SWF), sebagaimana praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai negara.

Menurutnya, keberadaan Danantara diharapkan dapat membuka potensi dan mendorong reformasi badan usaha milik negara (BUMN), sehingga dapat bergerak lebih fleksibel seperti sektor swasta.

Dari sisi kebijakan fiskal, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah tetap konsisten menjaga disiplin anggaran, dengan defisit yang dipatok maksimal 3 persen dan rasio utang dijaga di bawah 40 persen dari PDB.

“Utang kita itu 70 persen rupiah. Jadi situasi makronya relatif aman. Dari segi utang korporasi, dari segi lindung nilai terlindungi, dan dari segi investment,” kata dia.

Kondisi perekonomian Indonesia sejauh ini juga tetap solid, di mana pertumbuhan PDB mencapai 5,39 persen (year on year/yoy) pada kuartal IV 2025 dan 5,11 persen (yoy) sepanjang 2025.

“Pertumbuhan ini lebih tinggi dari China yang sebesar 5 persen, Arab Saudi 4,5 persen, EU hanya tumbuh 1,5 persen. Tentu ini menjadi momentum untuk pertumbuhan yang kuat,” kata Airlangga.

Selanjutnya, inflasi juga tetap terjaga pada kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen dengan realisasi 2,92 persen pada Desember 2025 dan sedikit meningkat menjadi 3,55 persen pada Januari 2026.

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Desember 2025 meningkat menjadi 156,5 miliar dolar AS. Jumlah ini setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wali Kota Jayapura Lepas 27 Fish Apartment untuk Pulihkan Ekosistem Teluk Humboldt.

Bantuan Pemprov Kaltara Berbuah Hasil, Gubernur Hadiri Panen Perdana Telur Ayam Petelur.

Universitas Tadulako Susun Aturan Etika, Larangan Perilaku LGBT Masuk Regulasi Kampus

Dinsos: Karawang Jadi Daerah Tujuan Gelandangan, Pengemis, Pemulung, dan Pengamen dari Luar Daerah.

Universitas Tadulako Siapkan Regulasi Etika, Termasuk Larangan Perilaku LGBT.

Piala Presiden 2026 Libatkan 100 UMKM Lokal, Dorong Ekonomi di Bandung dan Surabaya

Spektakuler! Jazz Gunung Bromo 2026 Sulap Bromo Jadi Panggung Musik Kelas Dunia, Pariwisata Probolinggo Melesat

Sawah terdampak kekeringan di Banten

Heboh! Karawang Jadi Tujuan Gelandangan dan Pengemis dari Luar Daerah, Penghasilan Tembus Rp150 Ribu Sehari

Pemkab Bekasi Buka Pendaftaran Beasiswa Banpin 2026, Kuota 100 Mahasiswa dan Bantuan UKT Rp5 Juta

Keanu Reeves Akan Kembali sebagai John Wick Tiga Kali Lagi: Bagaimana Lionsgate Menghidupkannya Lagi setelah Mati di Chapter 4?

Russia Tarik Sistem Pertahanan Udara S-300/S-400 dari Pabrik Kapal Selam Nuklir, Severodvinsk Makin Rentan

Tayang Oktober, Guillermo del Toro Siapkan Pan's Labyrinth Versi 3D Tanpa AI: 'Kami Melindungi Warisan Seni'

Tiongkok Uji Terbang Prototipe Terbaru Jet Tempur Siluman Generasi Keenam

Mengenal "Ukraine Kill Zone", Zona Kematian yang Mengubah Wajah Peperangan Modern

Fenomena Bediding Selimuti Jawa Timur, Ini Lima Wilayah dengan Suhu Paling Dingin - Bromo Tembus 5 Derajat Celsius

Produksi rumput laut di Nunukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.