Berbagai Cara Dilakukan Kalsel untuk Menggerakkan Destinasi Geopark Meratus

Jumat, 06 Feb 2026, 09:46 WIB

BANJARMASIN – Geopark Meratus adalah salah satu destinasi unggulan di Kalsel. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan berbagai upaya untuk meramaikan destinasi tersebut. Hal ini termasuk dengan memperkuat kerja sama pariwisata kawasan Asean melalui skema Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) guna mendorong pengembangan destinasi unggulan, khususnya UNESCO Global Geopark Meratus.

Kepala Seksi Kerja Sama dan Kemitraan Dinas Pariwisata (Dispar) Kalsel Abdul Karim Zaidan di Banjarmasin, Kamis  mengatakan, kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat promosi pariwisata serta meningkatkan daya saing destinasi regional.

Ket. Foto: geopark meratus — Sumber: ist

“Penguatan kerja sama dilakukan dari lintas daerah, Dispar Kalsel bersama Pemprov Sulawesi Selatan dan Pemprov Papua Barat Daya, ini bagian dari upaya membangun sinergi antar-wilayah di kawasan timur Indonesia,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kerja sama bakal lebih fokus pada promosi bersama, pengembangan industri pariwisata, dan penyusunan paket wisata yang terintegrasi antar-wilayah.

“Ruang lingkup kerja sama pariwisata dalam kerangka BIMP-EAGA mencakup pengembangan pemasaran dan penyelenggaraan agenda bersama, penguatan industri pariwisata, penyusunan paket wisata lintas daerah, serta penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, kerja sama tersebut juga menyasar pengembangan ekonomi kreatif sebagai sektor pendukung utama pariwisata yang melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat.

Ia mengungkapkan, salah satu fokus strategis kerja sama antarprovinsi ini adalah pengembangan geopark di masing-masing daerah, baik di Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat Daya.

“Pengembangan geopark menjadi prioritas karena tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga mendorong pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar Abdul Karim.

Melalui penguatan kerja sama BIMP-EAGA, Pemprov Kalsel berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antar-wilayah sehingga mampu memperkuat posisi pariwisata regional di tingkat nasional dan ASEAN, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.

Rehabilitasi Hutan

Sementara itu, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) memperkuat rehabilitasi hutan dan lahan melalui program pembagian bibit pohon gratis guna mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

"Program pembagian pohon ini dengan ketentuan satu kartu tanda penduduk (KTP) memperoleh maksimal 25 batang per orang," kata Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra di Banjarbaru, Kamis.

Dia mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan hidup.

Melalui program ini, Dishut Kalsel mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, bibit pohon dapat diambil secara gratis di Persemaian Liang Anggang , Banjarbaru, untuk ditanam di lingkungan masing-masing.

“Program pembagian bibit gratis diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon, baik di pekarangan rumah, fasilitas umum, maupun lahan kosong yang berpotensi dikembangkan sebagai ruang hijau,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Dishut Kalsel melakukan aksi penanaman pohon di kawasan perkotaan di sepanjang sisi kanan dan kiri Jalan Cempaka Baru, Kota Banjarbaru, sebagai bagian dari penguatan fungsi kawasan hijau dan peningkatan kualitas lingkungan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.