Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Virus Nipah, Bandara Lombok Perketat Pengawasan Penumpang

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 08:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada Virus Nipah, Bandara Lombok Perketat Pengawasan Penumpang Doc: ANTARA
Ket. Penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Lombok Tengah, Kamis (5/2/2026).

LOMBOK TENGAH - Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan pengawasan terhadap penumpang datang sebagai langkah antisipatif terhadap potensi masuknya virus nipah melalui transportasi udara, baik dari penerbangan internasional maupun domestik.

"Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya laporan kasus penularan virus nipah di sejumlah negara," kata General Manajer Bandara Lombok Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, Kamis.

Peningkatan pengawasan dilaksanakan secara intensif melalui koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bandara Lombok telah mengoperasikan dua thermal scanner yang dipasang masing-masing di area kedatangan domestik dan kedatangan internasional, guna memantau suhu tubuh seluruh penumpang yang baru tiba di bandara.

"Khusus bagi penumpang internasional, setibanya juga diwajibkan untuk mengisi All Indonesia–SATUSEHAT Health Pass. Aplikasi ini digunakan untuk memperoleh informasi kesehatan dan riwayat perjalanan penumpang sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi risiko penularan penyakit," katanya.

Pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi masuknya virus Nipah,” ujarnya.

Ia mengatakan sejak pandemi COVID-19, pengawasan terhadap penumpang pesawat udara di Bandara Lombok telah diterapkan secara ketat dan berlapis. Dengan adanya laporan penyebaran virus Nipah, langkah pengawasan tersebut semakin diperkuat sebagai bentuk kewaspadaan dini.

“Penguatan pengawasan ini merupakan langkah preventif agar potensi penyebaran virus Nipah dapat dicegah sejak dini, mengingat merupakan pintu gerbang utama masuknya pelaku perjalanan ke Nusa Tenggara Barat melalui jalur udara,” katanya.

Ia mengatakan keberadaan rute penerbangan internasional di bandara menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penumpang.

“Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari luar negeri,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.