Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Mencengangkan, Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Tembus Rp992 Triliun

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Angka Mencengangkan, Perputaran Uang Tambang Emas Ilegal Tembus Rp992 Triliun Doc: istimewa
Ket. Sektor Pertambangan - Transaksi Tambang Emas Ilegal Melonjak Capai Rp992 Triliun

JAKARTA – Perputaran uang tambang emas ilegal telah mencapai angka yang mencengangkan. Jika sebelumnya diungkapkan nilai transaksi dari tambang emas ilegal yang tadinya berada di kisaran 339 triliun rupiah kini melonjak tajam hingga menembus 992 triliun rupiah.

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan menegaskan lonjakan tersebut menunjukkan aktivitas ilegal itu bukan meredup, melainkan semakin membesar dan terorganisasi. "Jadi bukan hilang tapi makin tambah. Dari sekitar 339 triliun rupiah, sekarang sudah menembus 992 triliun rupiah. Ini menunjukkan jejaringnya hidup dan berkembang,” ujar Hinca dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Kepala PPPATK di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (3/1).

Selain itu, legislator dari Fraksi Partai Demokrasi menekankan ada setidaknya 185 triliun rupiah yang teridentifikasi langsung dalam satu jejaring transaksi, dengan aliran dana yang masuk ke rekening-rekening pemain besar. Bahkan, sebagian dana itu disebut mengalir lintas pulau dan terhubung ke pusat pengolahan serta perdagangan emas di Jawa dan kota-kota besar, sebelum akhirnya bergerak ke luar negeri melalui mekanisme ekspor.

Hinca juga menyoroti paradoks sektor emas nasional. Di satu sisi, Indonesia masuk jajaran 10 besar produsen emas dunia dengan cadangan sekitar 3.600 metrik ton. Namun di sisi lain, produksi emas domestik justru fluktuatif dan cenderung turun. Pada 2023, produksi nasional hanya sekitar 83 ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Dia menambahkan PT Antam yang selama ini dianggap sebagai pemain utama, hanya mampu memproduksi sekitar 1 ton emas dari tambang sendiri per tahun, sementara penjualan logam mulia mencapai 43–44 ton. "Artinya, lebih dari 90 persen emas yang dijual berasal dari pembelian pihak lain. Di sinilah intelijen keuangan menjadi sangat penting untuk melihat asal-usul emas itu,” kata Hinca dikutip dari laman resmi DPR RI.

Ekosistem Bayangan

Lebih jauh, Hinca menyebut aktivitas tambang emas ilegal telah membentuk ekosistem bayangan yang nyaris lengkap, mulai dari wilayah konsesi, logistik, penadah, smelter, jalur ekspor, hingga rekening perbankan.

Hinca mempertanyakan fungsi rekening-rekening tersebut, apakah hanya menampung hasil penjualan emas atau justru berperan seperti bank bayangan yang menyalurkan pembiayaan ke sektor lain, serta mendesak agar temuan PPATK ditindaklanjuti hingga tahap penyidikan dan penegakan hukum karena dinilai berpotensi membuka kotak Pandora.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana membenarkan temuan tambang emas ilegal yang mengalir ke luar negeri senilai 992 triliun rupiah. Temuan tersebut hingga kini dalam proses penyidikan.

Dirinya mengatakan kerja sama dari berbagai pihak diperlukan untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. “Iya, kita kerja sama harus semakin kuat kan,” ungkap Ivan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.