Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R Sobo dengan Konsep dan Fungsi yang Berbeda dengan TPA

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 13:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Banyuwangi Bangun TPS3R Sobo dengan Konsep dan Fungsi yang Berbeda dengan TPA Doc: ANTARA
Ket. Tempat pengolahan sampah di Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI (03/2) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Sobo di sekitar permukiman warga dengan konsep dan fungsi yang berbeda dengan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi Dwi Handayani di Banyuwangi, Selasa, menegaskan TPS3R bukan tempat pembuangan sampah seperti TPA, melainkan tempat pemilahan dan pengolahan, serta tidak menimbulkan bau.

"Perlu kami tegaskan, TPS3R berbeda dengan TPA, dan TPS3R adalah fasilitas pengolahan sampah skala kawasan, bukan tempat penumpukan sampah," kata dia.

Dwi Handayani menjelaskan bahwa TPS3R merupakan fasilitas pengolahan sampah skala kawasan yang justru dirancang untuk dapat dibangun dekat dengan sumber timbulan sampah, termasuk di tengah atau sekitar permukiman warga.

Ia mengungkapkan TPS3R mengusung konsep bangunan tertutup dengan sistem pengolahan yang terkontrol, dan setiap aktivitas pengolahan menerapkan teknologi pengelolaan yang memadai.

"Bisa kami pastikan, operasional TPS3R tidak akan menimbulkan bau menyengat maupun sampah berserakan, pemkab sudah membangun banyak TPS3R di sejumlah tempat, dan tidak ada keluhan dari warga sekitar lokasi, karena memang dikelola sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) TPS3R," katanya.

Yani, sapaannya, menyampaikan TPS3R Sobo dibangun di atas lahan sekitar 1,8 hektare, dan luas lahan yang digunakan hanya separuh, yakni sekitar 9.200 meter persegi, sementara luas bangunannya tidak sampai setengah hektare, tepatnya 0,4 hektare.

"Sampah yang datang langsung diolah, tidak ditumpuk seperti di TPA, semua sampah langsung dipilah, yang bernilai ekonomi kami jual, sedangkan yang organik diolah jadi kompos dan maggot. Selain itu, akan ditanam pohon dan tanaman hijau sebagai buffer zone yang fungsinya untuk mengurangi polusi bau, sementara residu sampah yang tidak bisa diolah lagi akan dibawa ke TPA," paparnya.

Yani berharap warga di sekitar lokasi di Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, diharapkan tidak perlu khawatir, karena TPS3R tidak berfungsi sebagai lokasi pembuangan sampah, melainkan tempat pemilahan dan pengolahan.

"Seluruh proses pengolahan dilakukan secara tertib dan terkelola, sehingga tidak menimbulkan gangguan lingkungan, sekaligus membuka peluang nilai tambah ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik dan anorganik," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi juga telah melakukan pembangunan TPS3R Balak di Kecamatan Songgon dan TPS3R Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, yang dibangun dengan mengusung konsep ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.