ROA PalmCo 2025 Naik Tajam ke 7,9 Persen, Efisiensi Aset BUMN Menguat
Senin, 02 Feb 2026, 20:25 WIBJAKARTA - Kinerja PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menunjukkan penguatan signifikan. Subholding PTPN III (Persero) ini membukukan Return on Asset (ROA) unaudited sebesar 7,9 persen pada tahun buku 2025. Capaian tersebut tidak hanya melampaui target internal perusahaan, tetapi juga mencerminkan perbaikan fundamental pengelolaan aset dalam tiga tahun terakhir.
Dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 5,3 persen, ROA PalmCo tumbuh sekitar 49 persen secara tahunan. Tren kenaikan ini bahkan sudah terlihat sejak 2023, ketika rasio pengembalian aset perusahaan masih berada di angka 3,88 persen.
Artinya, dalam kurun waktu tiga tahun, profitabilitas aset PalmCo meningkat lebih dari dua kali lipat.
Realisasi 7,9 persen itu juga jauh di atas target awal perusahaan yang dipatok sebesar 4,9 persen. Dengan demikian, kinerja ROA 2025 tercatat sekitar 161 persen dari proyeksi yang ditetapkan manajemen di awal tahun.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menilai capaian tersebut bukan semata didorong oleh pergerakan harga komoditas sawit, melainkan hasil dari pembenahan struktural yang konsisten.
âKenaikan ROA dari 3,88 persen pada 2023 menjadi 7,90 persen di 2025 menunjukkan adanya perbaikan fundamental yang berkelanjutan. Strategi peremajaan tanaman dan ketepatan investasi, digitalisasi operasional, serta efisiensi biaya mulai berdampak langsung pada kualitas dan produktivitas aset,â ujar Jatmiko melalui keterangannya pada hari Senin (2/2).
Sejalan dengan Agenda Efisiensi BUMN
Penguatan kinerja PalmCo ini relevan dengan arah kebijakan pemerintah yang menekankan efisiensi dan produktivitas aset BUMN. Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya BUMN tidak hanya besar dari sisi penguasaan aset, tetapi juga mampu menghasilkan laba yang sepadan dengan standar korporasi global. ROA menjadi salah satu indikator utama untuk mengukur hal tersebut.
Dengan capaian 7,9 persen, PalmCo kian mendekati target jangka panjang perusahaan pada 2029, yakni ROA sebesar 10 persen. âKami memahami mandate pemerintah agar setiap aset negara memberi nilai tambah ekonomi. Posisi saat ini memberi keyakinan bahwa target ROA 10 persen bukan hal yang mustahil, bahkan berpeluang dicapai lebih cepat dari peta jalan yang ditetapkan,â kata Jatmiko.
Efisiensi Modal Menguat
Selain ROA, indikator efisiensi modal PalmCo juga menunjukkan tren positif. Return on Invested Capital (ROIC) perusahaan pada 2025 tercatat sebesar 17,10 persen. Angka ini meningkat 34 persen dibandingkan 2024 yang berada di level 12,73 persen, dan jauh lebih tinggi dibandingkan capaian 2023 sebesar 8,17 persen.
Realisasi ROIC tersebut melampaui target awal perusahaan sebesar 12,22 persen. Dalam industri perkebunan yang dikenal padat modal, ROIC di atas 17 persen mengindikasikan efektivitas pengalokasian belanja modal dan keberhasilan menekan biaya modal.
Menurut Jatmiko, manajemen berupaya memastikan setiap investasi ditempatkan pada sektor dengan imbal hasil tinggi, seperti intensifikasi lahan serta penguatan sektor hilir. âROIC yang baik menunjukkan bahwa pertumbuhan PalmCo dijalankan dengan disiplin. Ekspansi dilakukan secara terukur, dengan kualitas belanja modal yang akuntabel,â ujarnya.
Ke depan, PalmCo akan mempertahankan fokus pada peningkatan produktivitas di tingkat kebun serta pengembangan hilirisasi untuk meredam volatilitas harga komoditas global. Konsistensi pada efisiensi
- industri sawit
- Kinerja Keuangan
- PTPN IV PalmCo
- PTPN III Persero
- Return on Asset
- perkebunan kelapa sawit
- produktivitas aset
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Komputasi AI Mendunia, Kadin: Jangan Sampai RI Cuma Jadi Pasar
-
Bukan Lagi KYC, tapi KYA, Pelaku Bisnis Diminta Wamenkomdigi Kenali Agen AI yang Digunakan
-
MTI Raih Penghargaan ICAII 2026 Berkat Inovasi Integrasi Bisnis
-
Klasemen Berubah! Italia Tekuk Turki 3-1 dan Naik ke Peringkat Dua
-
Mourinho Nilai Tak Adil Membandingkan Real Madrid dengan Barcelona
-
497 Gempa Tektonik Menggetarkan Wilayah Sulut Sepanjang September 2026
-
Keren Pol, Sukhoi dan F-16 TNI AU Kawal Pesawat Presiden El-Sisi hingga Keluar Wilayah Udara Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.