Keren Pol, Sukhoi dan F-16 TNI AU Kawal Pesawat Presiden El-Sisi hingga Keluar Wilayah Udara Indonesia

Senin, 12 Okt 2026, 00:00 WIB

JAKARTA – Indonesia memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, saat mengakhiri kunjungan kenegaraan di Indonesia, Minggu (11/10). Selain diantar langsung oleh Presiden Prabowo Subianto hingga ke tangga pesawat, kepulangan El-Sisi juga mendapat pengawalan pesawat tempur Sukhoi dan F-16 milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara hingga pesawat yang membawanya meninggalkan wilayah udara Indonesia.

Pengawalan udara tersebut menjadi bagian dari rangkaian penghormatan Indonesia kepada pemimpin Mesir itu. Prosesi pelepasan tidak hanya berlangsung di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, tetapi juga berlanjut di udara sebagai simbol penghormatan terhadap tamu negara sekaligus persahabatan kedua negara.

Ket. Foto: Penghormatan serupa juga ditunjukkan saat El-Sisi tiba di Indonesia pada Sabtu (10/10). Pesawat yang membawanya mendapat pengawalan empat pesawat Sukhoi, terdiri atas dua SU-30 dan dua SU-27, serta dua pesawat F-16 sebagai bagian dari pengawalan udara. — Sumber: Istimewa

Penghormatan serupa juga ditunjukkan saat El-Sisi tiba di Indonesia pada Sabtu (10/10). Pesawat yang membawanya mendapat pengawalan empat pesawat Sukhoi, terdiri atas dua SU-30 dan dua SU-27, serta dua pesawat F-16 sebagai bagian dari pengawalan udara.

Rangkaian pengawalan sejak kedatangan hingga kepulangan tersebut memperlihatkan bagaimana Indonesia memberikan penghormatan kepada Presiden Mesir selama kunjungan kenegaraannya.

Sebelum keberangkatan, Presiden Prabowo mengantar langsung El-Sisi menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma setelah keduanya menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Kedua pemimpin bertolak bersama menggunakan kendaraan yang sama. Setibanya di pangkalan udara, Prabowo mendampingi El-Sisi hingga ke bawah tangga pesawat yang akan membawanya kembali ke Mesir.

Suasana akrab terlihat ketika kedua kepala negara berjabat tangan sebelum berpisah. Kehadiran langsung Prabowo dalam prosesi pelepasan tersebut memperlihatkan perhatian Indonesia terhadap kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi.

Penghormatan itu berlanjut setelah pesawat kepresidenan lepas landas. Pesawat Sukhoi dan F-16 TNI AU mengawal pesawat yang membawa El-Sisi beserta rombongan hingga meninggalkan wilayah udara Indonesia.

Penggunaan pesawat tempur dalam prosesi tersebut memberikan dimensi militer pada penghormatan diplomatik yang diberikan Indonesia. Selain menjalankan tugas pertahanan udara, TNI AU turut mengambil bagian dalam rangkaian penyambutan dan pelepasan tamu negara melalui pengawalan khusus.

Penghormatan tersebut berlangsung di tengah upaya kedua negara memperkuat hubungan bilateral yang memiliki akar sejarah panjang. Mesir termasuk negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia pada 1947. Hubungan diplomatik kedua negara secara resmi terjalin pada 10 Juni 1947, menjadi salah satu tonggak penting diplomasi Indonesia di dunia Arab.

Sejak saat itu, hubungan Indonesia dan Mesir berkembang melalui kerja sama di berbagai bidang, termasuk politik, ekonomi, pendidikan, dan keagamaan. Mesir juga memiliki hubungan pendidikan yang kuat dengan Indonesia, terutama melalui keberadaan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Kunjungan kenegaraan El-Sisi pada Oktober 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat hubungan tersebut. Dalam kunjungan ini, Indonesia dan Mesir menyepakati empat dokumen kerja sama, yakni rencana aksi kemitraan strategis, pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas, kerja sama statistik, serta kerja sama kelautan dan perikanan.

Kesepakatan tersebut menunjukkan bahwa kunjungan kedua pemimpin tidak hanya diwarnai seremoni kenegaraan, tetapi juga diarahkan untuk memperluas kerja sama yang konkret. Bidang-bidang yang disepakati mencakup hubungan strategis, mobilitas pejabat, pengembangan data statistik, hingga sektor maritim dan perikanan.

Dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan kedekatan hubungan kedua negara dengan mengundang Presiden El-Sisi untuk merasa seperti berada di rumah sendiri selama berada di Indonesia.

“Anggaplah Indonesia adalah rumah Presiden El-Sisi yang kedua,” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut sejalan dengan rangkaian penghormatan yang diberikan Indonesia selama kunjungan hingga kepulangan Presiden Mesir. Pengantaran langsung oleh Prabowo, prosesi pelepasan di Halim Perdanakusuma, serta pengawalan pesawat Sukhoi dan F-16 TNI AU menjadi bagian dari pesan persahabatan yang ingin ditampilkan Indonesia kepada Mesir.

Melalui kunjungan ini, Indonesia dan Mesir meneguhkan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama puluhan tahun sekaligus membuka peluang bagi penguatan kerja sama di berbagai sektor. Penghormatan yang diberikan hingga pesawat Presiden El-Sisi meninggalkan wilayah udara Indonesia menjadi penutup rangkaian kunjungan kenegaraan yang membawa pesan persahabatan kedua negara.

  • Presiden Mesir El-Sisi

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.