Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Antar Desa di OKU Selatan Nyaris Putus, Longsor 25 Meter Lumpuhkan Aktivitas Warga

📅 Senin, 02 Feb 2026, 19:59 WIB | Oleh:
Jalan Antar Desa di OKU Selatan Nyaris Putus, Longsor 25 Meter Lumpuhkan Aktivitas Warga Doc: ANTARA/HO-BPBD OKU Selatan
Ket. Jalan penghubung antar desa di Kabupaten OKU Selatan nyaris putus akibat longsor, Senin (2/2).

MUARADUA - Jalan penghubung antardesa di Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, nyaris putus setelah longsor sepanjang 25 meter akibat hujan deras.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Senin mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (1/2) sekitar pukul 17.15 WIB menyebabkan jalan amblas hingga nyaris putus total.

Dia mengatakan, longsor sepanjang 25 meter, lebar lima meter dengan kedalaman 11 meter mengganggu aktivitas masyarakat di tiga desa di Kecamatan Buay Sandang Aji.

"Aktivitas masyarakat di tiga desa meliputi Desa Bunga Mas, Lubuk Liku dan Desa Desa Talang Baru nyaris lumpuh total akibat longsor," katanya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun akibat peristiwa tersebut badan jalan penghubung antar desa mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

"Untuk sementara waktu jalan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua secara bergantian," ujarnya.

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya telah memasang rambu-rambu peringatan dini di lokasi longsor agar pengendara kendaraan roda dua berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Untuk kendaraan roda empat diingatkan agar tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut guna menghindari risiko kecelakaan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan jangka panjang agar arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat di jalur longsor kembali normal," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.