Batam Bidik Wisatawan Singapura, Magnet Belanja dan Wisata Digenjot

Minggu, 01 Feb 2026, 18:10 WIB

BATAM – Pengembangan potensi ekonomi daerah sebagai pusat belanja dan pariwisata menjadi kunci untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sinergi antara sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata mampu menciptakan efek berganda melalui peningkatan kunjungan, perputaran uang, serta penyerapan tenaga kerja.

Ket. Foto: Wisatawan mancanegara yang sedang berbelanja oleh-oleh di Pelabuhan Batam Center di Batam, Kepri. — Sumber: ANTARA/Amandine Nadja

Dengan perencanaan yang terarah—mulai dari penguatan infrastruktur, penataan kawasan, hingga promosi yang konsisten—daerah dapat meningkatkan daya tarik sekaligus memperluas basis pendapatan tanpa bergantung berlebihan pada sektor primer.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengatakan Kota Batam di Kepulauan Riau (Kepri) memanfaatkan peluang dan situasi ekonomi Singapura untuk menjadikan kota itu sebagai magnet belanja dan pariwisata.

Kepala Disbudpar Batam Ardiwinata mengatakan di tengah penguatan dolar Singapura dan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di sektor teknologi dan keuangan, Batam justru mencatat peningkatan kunjungan wisatawan asal Singapura.

“Singapura memang dalam situasi seperti itu, tapi Alhamdulillah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) ke Batam justru naik. Desember kemarin kami optimistis melampaui target 1,5 juta wisman,” kata Ardiwinata saat dihubungi di Batam, Minggu (1/2).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisman Singapura ke Batam pada 2025 menunjukkan tren positif, dimana secara tahunan meningkat 10 ribu wisman.

Pada September 2025 tercatat sekitar 63 ribu kunjungan, Oktober 67 ribu, dan November sebanyak 65 ribu. Angka itu, menurut dia, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2024, yang masing-masing berada di kisaran 52 ribu pada September, 53 ribu pada Oktober, dan 58 ribu pada November.

Pemkot Batam, lanjut Ardiwinata, memaksimalkan sektor belanja dan ekonomi kreatif untuk menangkap peluang tersebut. Produk usaha mikro kecil (UKM) lokal, khususnya fesyen dan kuliner, terus didorong agar siap memenuhi permintaan wisatawan Singapura.

“Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Batam kami siapkan sebagai sentral ekonomi kreatif. Produk fesyen dan kuliner kita dorong, dengan penguatan kualitas, merek, dan kemasan,” ujar dia.

Koordinasi juga dilakukan dengan pelaku usaha perjalanan dan asosiasi pariwisata seperti Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) dan Asosiasi Pariwisata Bahari Indonesia (ASPABRI) agar peluang pasar Singapura bisa dimanfaatkan maksimal.

Menurut Ardiwinata, wisatawan Singapura cenderung tertarik pada produk kuliner Nusantara.

“Mereka sangat mencari kuliner Nusantara, seperti nasi Padang, ayam penyet. Kalau wisman India juga mencari seperti nasi kebuli. Ibu-ibu Singapura selalu mencari snek dan kerupuk khas Batam dan makanan kemasan,” katanya.

Selain belanja dan kuliner, Batam juga memperkuat daya tarik wisata religi, serta didukung perbaikan infrastruktur. Kehadiran Gold Coast Terminal Ferry dan peningkatan konektivitas penerbangan dinilai juga menjadi faktor pendorong.

“Masjid Agung di Batam Center mulai menjadi salah satu kunjungan wisman. Infrastruktur di Batam juga sudah semakin mantap dengan konektivitas udara dan laut yang terus meningkat,” katanya.

Untuk 2026, Ardiwinata mengatakan Pemkot Batam menargetkan 1,75 juta kunjungan wisman.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Paus Leo XIV Desak Dunia Lawan Kemiskinan dan Ketimpangan

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

"Silent Hill: Townfall" Eksklusif Konsol PS5 Minimal Enam Bulan

Resmi Digarap Disney! National Treasure 3 Masuk Pengembangan, Nicolas Cage Siap Kembali?

Fitur Baru ChatGPT di iOS: Bisa Akses Foto Terbaru Tanpa Buka Galeri

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.