Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemkomdigi Nilai Judi Daring Ancaman Paling Berbahaya

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemkomdigi Nilai Judi Daring Ancaman Paling Berbahaya Doc: Antara
Ket. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Kemkomdigi Dea Rachman (tengah) dalam sesi diskusi acara "Judi Pasti Rugi: Perjalanan Lintas Nusantara Berantas Judi Online" di Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menilai perjudian daring atau judi online (judol) merupakan ancaman digital paling berbahaya bagi kesejahteraan keluarga.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Kemkomdigi Dea Rachman mengatakan perjudian daring tidak hanya memberikan dampak kepada pemainnya, tetapi juga turut merugikan istri dan anaknya.

“Bukan hanya pelaku judi online-nya saja, tetapi nanti dampaknya bisa berakibat ke keluarganya sendiri. Ibunya bisa kalang kabut, bisa stres karena uangnya hilang entah kemana, kondisi perekonomian bisa carut-marut dan anaknya bisa jadi tidak sekolah,” kata Dea di Jakarta, Kamis (29/1).

Ia menggambarkan perjudian daring layaknya racun yang dampaknya terasa dari unit paling kecil dalam struktur sosial, yakni keluarga, lalu meluas ke masyarakat. Kerusakan yang ditimbulkan perjudian daring pada keluarga dinilai mampu memberikan dampak lebih luas terhadap kondisi sosial secara umum.

“Jadi kenapa (perjudian daring) paling berbahaya saat ini? Ya jelas karena dia merusak dari dalam satuan masyarakat terkecil hingga nantinya bisa meluas ke struktur yang lebih lebih luas,” kata Dea.

Dea menuturkan, upaya menekan perjudian daring perlu dilakukan dari dua sisi, yakni eksternal melalui peran negara dan internal lewat peran keluarga. Dari sisi eksternal, pemerintah berupaya memberantas perjudian daring melalui regulasi dan penegakan di ruang digital.

Pemerintah menerbitkan sejumlah peraturan untuk memberantas perjudian daring seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Selain regulasi, Kemkomdigi juga melakukan langkah pencegahan ruang digital melalui penurunan (takedown) konten, iklan, dan platform yang berkaitan dengan perjudian daring.

Namun, ia menekankan peran keluarga juga dinilai penting sebagai untuk memberikan imbauan dan pemulihan bagi anggota keluarga yang sudah terjerat kecanduan perjudian daring.

30 Ribu Rekening

Sebelumnya,Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae melaporkan telah meminta perbankan untuk memblokir lebih dari 30 ribu rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi daring.

Upaya pemblokiran tersebut dilakukan selama 27 bulan terakhir atau sejak September 2023 hingga Desember 2025. “Sejak September 2023 sampai dengan Desember 2025, OJK telah memerintahkan perbankan untuk melakukan pemblokiran terhadap lebih dari 30 ribu rekening terindikasi perjudian daring, sesuai dengan permintaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi),” ujar Dian dalam jawaban tertulis RDKB di Jakarta, Senin lalu. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.