Tingkat Kematian 75%, Tiongkok Punya Obat yang Dapat Membantu India Mengatasi Wabah Virus Nipah

Kamis, 29 Jan 2026, 14:47 WIB

WUHAN - Para peneliti mengatakan bahwa obat asal Tiongkok dapat membantu mengatasi wabah Nipah dan mencegah penyebaran virus mematikan yang belum memiliki vaksin atau obat penyembuhan itu.

Dari The Straits Times, virus ini memiliki tingkat kematian hingga 75 persen dan wabah terbaru di negara bagian Benggala Barat, India, telah menginfeksi setidaknya lima orang.

Ket. Foto: Para peneliti dari Institut Virologi Wuhan mengatakan bahwa pengobatan Covid-19 bisa menjadi pilihan yang 'mudah didapat' untuk menangani wabah. — Sumber: Istimewa

Meskipun virus ini belum memiliki pengobatan yang disetujui, para peneliti dari Institut Virologi Wuhan menemukan bahwa VV116 – obat antivirus oral yang awalnya dikembangkan untuk mengobati Covid-19 – memungkinkan dua pertiga hamster yang terinfeksi untuk bertahan hidup dari dosis yang seharusnya berakibat fatal.

“Temuan ini adalah yang pertama menunjukkan potensi terapeutik VV116 terhadap virus Nipah,” kata institut tersebut pada hari Senin (26/1).

Pemberian dosis oral VV116 meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hamster emas menjadi 66,7 persen, dan mengurangi jumlah virus yang ada di paru-paru, limpa, dan otak, yang merupakan organ target infeksi.

“Obat ini dapat digunakan tidak hanya sebagai obat pencegahan untuk kelompok berisiko tinggi seperti petugas kesehatan dan pekerja laboratorium, tetapi juga sebagai pilihan obat yang mudah didapat untuk menangani wabah virus Nipah saat ini dan di masa mendatang,” kata institut tersebut.

Namun apakah India akan meminta bantian Tiongkok yang saat ini kedua negara berada dalam hubungan yang dingin, tentu itu menjadi catatan tersendiri.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.