Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Banyumas Mulai Distribusikan Minyakita Jelang Ramadan

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 11:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Banyumas Mulai Distribusikan Minyakita Jelang Ramadan Doc: ANTARA
Ket. Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji (kiri) mendistribusikan minyak goreng rakyat merek Minyakita di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/1/2026).

PURWOKERTO – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Banyumas mulai mendistribusikan minyak goreng rakyat merek Minyakita untuk wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, guna menjaga ketersediaan stok dan keterjangkauan harga minyak goreng di pasaran menjelang Ramadan 2026.

Pemimpin Perum Bulog Kancab Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Kamis(29/1), mengatakan pendistribusian Minyakita tersebut dilakukan bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, yang diawali pada Rabu (28/1/2026) di Pasar Wage Purwokerto yang merupakan pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP).

"Penyaluran minyak goreng rakyat ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok serta menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan ketika permintaan minyak goreng biasanya meningkat," katanya.

Pada tahap awal, kata dia, penyalurannya dilakukan kepada sejumlah pengecer di Pasar Wage, yakni toko milik Nofi Nurani serta Kios Wibowo milik Sugi Hastuti.

Menurut dia, pengecer tersebut menjadi yang pertama mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan Minyakita kepada konsumen akhir.

Lebih lanjut, dia mengatakan pendistribusian minyak goreng rakyat mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

Sesuai ketentuan tersebut, lanjut dia, Minyakita ditetapkan dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

"Untuk menjaga pemerataan, pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari," katanya menjelaskan.

Selain disalurkan melalui pengecer di pasar pantauan SP2KP, kata dia, Bulog Banyumas juga akan menggelontorkan minyak goreng rakyat ke pasar-pasar lain di luar SP2KP, mitra binaan BUMN seperti Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengecer lain yang telah memiliki izin usaha.

Ia mengatakan pengecer yang berhak mendistribusikan Minyakita adalah mereka yang telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Rakyat (Simirah) dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Menurut dia, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Banyumas akan menghimpun pengecer yang memenuhi persyaratan tersebut untuk penetapan kuota serta jadwal penyaluran.

"Melalui program pendistribusian minyak goreng rakyat ini, kami berharap dapat menekan laju inflasi komoditas minyak goreng di daerah, mengingat konsumsi minyak goreng masyarakat cenderung meningkat menjelang bulan Ramadan," kata Prawoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.