Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permintaan Beras di Karimun Kepri Naik 2 Kali Lipat

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 15:51 WIB | Oleh:
Permintaan Beras di Karimun Kepri Naik 2 Kali Lipat Doc: ANTARA/HO-Bulog Batam
Ket. Beras SPHP yang sedang dipindahkan dari kapal ke mobil bak di Karimun, Kepri.

BATAM -- Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat permintaan beras di Kabupaten Karimun pada triwulan IV 2025 meningkat dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira mengatakan peningkatan mulai terlihat sejak Oktober 2025, seiring meluasnya penjualan beras Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Karimun pada bulan Juli.

“Mulai Oktober 2025 sampai sekarang permintaan meningkat. Rata-rata per hari sekitar 10-12 ton, atau per bulan berkisar 300 sampai 350 ton,” ujar Guido dihubungi di Batam, Rabu.

Sebelum Oktober 2025, permintaan beras di Karimun tercatat lebih rendah. Cabang Bulog yang sekaligus melayani wilayah Batam dan Karimun itu mencatat penyaluran hanya sekitar 5 ton per hari atau sekitar 150 ton per bulan.

Guido menjelaskan peningkatan permintaan tersebut diikuti dengan penguatan distribusi hingga ke pulau-pulau di wilayah Kabupaten Karimun.

“Sekarang beras SPHP sudah sampai ke pulau-pulau. Tidak hanya di Tanjung Balai, namun juga ke Pulau Moro, Pulau Kundur dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan beras,” katanya.

Pada Januari 2026, penjualan beras SPHP di wilayah Batam dan Karimun secara total telah mencapai 157 ton.

Untuk mendukung kelancaran distribusi ke depan, Bulog Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan gudang baru di Karimun.

“Pemerintah Kabupaten Karimun telah menghibahkan lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare untuk pembangunan gudang modern. Rencananya pembangunan dimulai Maret ini. Saat ini kami masih menyewa gudang dengan kapasitas terbatas, hanya sekitar 800 ton,” katanya menjelaskan.

Dengan adanya gudang tersebut, Bulog akan dapat menyediakan stok pangan dalam jumlah lebih besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Karimun.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya didukung mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang saat ini terdapat lima di wilayah Sungai Raya Karimun, sebagai penyalur beras dan bahan pangan pokok lainnya kepada masyarakat.

“Ada beberapa, misal Toko Salam Jaya, Asfar Helm, K2 Mart, Toko Maya dan Koperasi Toko Laksana Mart,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.