Pemprov DKI Jakarta dan Lemhannas RI Sepakati Kerja Sama Ketahanan Nasional

Rabu, 28 Jan 2026, 17:35 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani Nota Kesepakatan dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terkait peningkatan dan pengembangan ketahanan nasional. Penandatanganan dilakukan di Balai Kota Jakarta pada Rabu (28/1) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan nasional secara sistematis dan berkelanjutan.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat pemerintahan sekaligus simpul dinamika nasional. Pemprov DKI Jakarta menilai penguatan wawasan kebangsaan menjadi kebutuhan utama di tengah peran strategis ibu kota.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani Nota Kesepakatan dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) terkait peningkatan dan pengembangan ketahanan nasional. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut baik penandatanganan nota kesepakatan ini. Kerja sama ini sangat berarti, mengingat Jakarta sebagai ibu kota memiliki peran strategis, sehingga penguatan wawasan kebangsaan menjadi hal yang sangat penting," ujar Pramono Anung.

Selain penguatan nilai kebangsaan, kerja sama ini juga difokuskan pada pembentukan aparatur pemerintah yang profesional dan berintegritas. Melalui pendidikan, pelatihan, serta kajian strategis, aparatur diharapkan mampu menjawab tantangan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.

Jakarta saat ini menghadapi tantangan multidimensi yang semakin kompleks. Tantangan tersebut mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, hingga pertahanan dan keamanan yang membutuhkan pengelolaan ketahanan nasional secara terencana.

Pramono menegaskan posisi Jakarta sebagai ibu kota dan kota global menempatkan wilayah ini pada titik temu berbagai kepentingan nasional dan internasional. Kondisi tersebut menuntut pendekatan ketahanan nasional yang komprehensif dan berkelanjutan.

"Sebagai ibu kota sekaligus kota global, Jakarta berada pada titik temu berbagai kepentingan nasional dan global. Kondisi ini menuntut penguatan ketahanan nasional yang tidak bersifat parsial, melainkan dikelola secara komprehensif dan berkelanjutan," jelas Pramono.

Nota Kesepakatan ini diharapkan tidak berhenti pada tataran administratif semata. Implementasi konkret ditargetkan mampu memberikan dampak langsung bagi kinerja pemerintahan daerah dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin sebelumnya. Ia menjelaskan terdapat tiga poin utama yang menjadi inti Nota Kesepahaman tersebut.

"Tiga poin tersebut menjadi inti dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani dan selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih intensif. Salah satu bentuk tindak lanjutnya adalah pemberian pemantapan nilai-nilai kebangsaan kepada para anggota DPRD DKI Jakarta agar memiliki wawasan global sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan," paparnya.

Ace Hasan menambahkan, tiga poin utama tersebut meliputi peran Lemhannas sebagai penyelenggara pendidikan kepemimpinan nasional, penguatan pemantapan nilai kebangsaan, serta pelaksanaan kajian strategis terkait pengukuran ketahanan nasional di Jakarta. Selain itu, kerja sama juga mencakup dukungan sarana dan prasarana untuk mendukung program bersama.

Ruang lingkup Nota Kesepakatan ini turut meliputi pelatihan dan sosialisasi, penyelenggaraan program pendidikan kepemimpinan nasional, penyusunan kajian strategis dan seminar, penyediaan data pengukuran ketahanan nasional, serta penguatan kolaborasi lintas lembaga.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.