Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Natuna Gandeng Remaja Cegah Pernikahan Dini dan Kekerasan Anak

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 15:54 WIB | Oleh:
Pemkab Natuna Gandeng Remaja Cegah Pernikahan Dini dan Kekerasan Anak Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Proses pemilihan duta genre di Natuna, Kepri pada Januari 2026.

NATUNA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menggandeng remaja sebagai mitra dalam upaya menekan angka pernikahan dini dan kekerasan terhadap anak di wilayah perbatasan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna, Sri Riawati di Natuna, Rabu, mengatakan keterlibatan remaja dinilai penting karena mereka dapat menjadi contoh sekaligus penyampai pesan positif bagi teman sebaya dan lingkungan sekitarnya.

Para remaja digandeng melalui program generasi berencana (genre). Pada tahu  anggaran 2026, program ini dilaksanakan mulai pekan terakhir Desember 2025 hingga pekan terakhir Januari 2026, dengan melibatkan remaja dari berbagai latar belakang.

Remaja yang terlibat berasal dari pusat informasi dan konseling remaja (PIK-R) sekolah menengah atas (SMA) serta PIK-R masyarakat. Dalam program tersebut, para remaja diajak mendaftar untuk menjadi duta genre kabupaten dan mengikuti proses pemilihan.

Dari seluruh peserta yang mendaftar, hanya akan dipilih satu pasang duta genre, yang terdiri dari satu remaja putra dan satu remaja putri.

"Meski demikian, remaja yang tidak terpilih tetap tergabung dalam forum genre dan tetap berperan aktif dalam kegiatan pembinaan remaja," ujar dia.

Pada proses seleksi duta genre di Natuna, tercatat sebanyak 48 orang remaja mendaftar. dari jumlah tersebut, hanya 20 orang atau 10 pasang yang dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti pembekalan serta karantina selama dua hari, yaitu pada 26 hingga 27 Januari 2025, di salah satu penginapan di Kecamatan Bunguran Timur.

Selama pembekalan, para peserta diberikan berbagai materi penting, antara lain public speaking, stunting, kesehatan reproduksi remaja dan gizi remaja, dampak kependudukan dan bonus demografi, pencatatan dan pelaporan (siga), serta pengenalan program Kemendukbangga melalui quick win Kemendukbangga.

“Melalui kegiatan ini, kita mencari figur remaja yang mampu menjadi contoh positif bagi lingkungannya. harapan kita bersama adalah agar generasi muda mampu meraih bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ucap Sri Riawati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Presiden Serbia Aleksandar ...

Trump Tawarkan Tiongkok Membeli Senjata Buatan AS

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Tawarkan Tiongkok Mem...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.