Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Babinsa dan Pedagang Es Gabus Berdamai, Kodim Jakpus Pastikan Masalah Selesai

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Babinsa dan Pedagang Es Gabus Berdamai, Kodim Jakpus Pastikan Masalah Selesai Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Tangkapan layar- Peristiwa kasus pedagang es gabus yang disangka menjual bahan berbahaya di Jakarta, Rabu (28/1).

JAKARTA - Komando Distrik Militer (Kodim) 0501 Jakarta Pusat memastikan persoalan antara seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan pedagang es gabus telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui dialog langsung dengan pihak terkait.

"Permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan kami bersyukur, semuanya dapat berjalan dengan baik," kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501 Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman di Jakarta, Rabu.

Dandim menegaskan bahwa sebagai institusi yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kedekatan dengan rakyat, pihaknya memastikan bahwa setiap prajurit di lapangan bertugas dengan mengedepankan sikap persuasif, komunikasi yang baik, serta menghormati masyarakat dalam berbagai situasi.

Menurut dia, sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen perbaikan, ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi internal dan memperkuat pembinaan satuan serta personel di lapangan, khususnya dalam hal komunikasi sosial dan kepekaan terhadap dinamika masyarakat.

Langkah ini kata dia, dilakukan agar setiap potensi kesalahpahaman dapat dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi isu yang dapat menimbulkan mispersepsi di publik.

"Tidak ada niat sedikit pun untuk merugikan warga. Kami menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebersamaan dengan rakyat," ujarnya.

Alam menegaskan bahwa peristiwa yang berawal dari kesalahpahaman di lapangan antara aparat kewilayahan TNI-Polri dengan seorang pedagang es, telah diselesaikan secara baik melalui pendekatan kekeluargaan antara pihak-pihak terkait.

Terkait kejadian tersebut, pada Senin (26/1), Dandim 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman, bersama pihak-pihak terkait telah berkomunikasi langsung dengan Sudrajat di kediamannya di Desa Rawa Panjang, Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Melalui dialog terbuka, kesalahpahaman yang terjadi dapat diluruskan dan diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga tidak menyisakan persoalan di kemudian hari.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta mengedepankan klarifikasi melalui jalur resmi.

"Sinergi dan saling pengertian antara TNI AD dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga suasana yang kondusif, aman dan harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.