Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keamanan Pangan Jadi Sorotan, Pemkot Tangerang Minta SPPG Fokus Menu MBG

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keamanan Pangan Jadi Sorotan, Pemkot Tangerang Minta SPPG Fokus Menu MBG Doc: Antara
Ket. Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman dalam peresmian SPPG dikelola Yayasan Anak Pintar Sehat bekerja sama dengan BGN di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Selasa (27/1).

Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten menekankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tak hanya fokus perizinan tetapi juga keamanan dan kesehatan menu yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Tidak hanya perizinan yang harus diperhatikan, namun aspek keamanan pangan, kebersihan, dan sanitasi juga menjadi hal yang sangat penting. Dengan begitu, program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan terhindar dari risiko keracunan makanan,” kata Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman saat peresmian SPPG dikelola Yayasan Anak Pintar Sehat bekerja sama dengan BGN di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang di Tangerang, Selasa (27/1).

Pemkot komitmen mendukung pelaksanaan program MBG dari pemerintah pusat di daerah itu berjalan sesuai dengan standar dan memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

"Ini adalah program nasional dan prioritas Presiden maka sudah jadi pasti kami dukung dalam mendukung suksesnya. Apalagi manfaatnya begitu besar," kata dia.

Ia berharap, SPPG dapat terus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat agar pelayanan MBG memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, serta para pemangku kepentingan, kami optimistis dapur MBG dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Setelah peresmian SPPG itu, ia meninjau berbagai fasilitas SPPG, antara lain area penyimpanan bahan makanan, dapur masak, ruang pengemasan, ruang istirahat relawan, mushalla, ruang rapat, ruang kerja ahli gizi, serta ruang administrasi.

“Dapur MBG ini dirancang dengan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat. Dari hasil peninjauan, fasilitasnya telah sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Selanjutnya, kami berharap operasionalnya dapat berjalan efektif dan konsisten,” kata Herman.

Kepala SPPG Sukasari M Ghazy menjelaskan dapur MBG yang dipimpinnya melayani sekitar 3.000 penerima manfaat, terdiri atas siswa SMPN 16 Kota Tangerang, SMKN 4 Kota Tangerang beserta guru dan tenaga pendidik, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ia juga memastikan telah mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk SPPG itu sebelum operasional, sesuai ketentuan BGN.

“Kami mulai beroperasi sejak 8 Januari 2026 dan telah mendaftarkan SLHS sebagai syarat wajib dari BGN. Total penerima manfaat sekitar 2.900 orang berasal dari SMPN 16 dan SMKN 4, sementara 100 lainnya diprioritaskan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.