Dari Singapura ke Kepri: Skema Penyelundupan 70 Ton Daging Terkuak
Selasa, 27 Jan 2026, 16:25 WIBBatam - Kepala Subdit I Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Paksi Eka Saputra mengungkap modus yang digunakan pelaku penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura.
"Jadi, modusnya itu, kapal ini berangkat membawa ikan, baliknya bawa barang-barang ini, ada daging, ada sepeda dan ada balpres juga," ujar Paksi di Mapolda Kepri, Selasa (27/1).
Dia menjelaskan terdapat dua kapal yang diamankan jajarannya. Kapal itu berbendera Indonesia dengan nama KM Sukses Abadi 02 dan KM Sukses Raya.
Kedua kapal tersebut berukuran 113 gross tonnage (GT) membawa barang ilegal tersebut dari Singapura dengan tujuan Pekanbaru dan Jambi.
Kapal ditangkap di perairan Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, pada Jumat (23/1) malam, dan baru tiba di Batam pada Senin (26/1) malam di Pelabuhan Sekupang.
"Jadi, kapal ini berangkat bawa kapal ikan, pulangnya bawa barang begitu dari Singapura. AIS-nya dimatikan begitu memasuki perairan Indonesia," ujarnya.
AIS adalah autometic identification system (AIS) merupakan perangkat navigasi berbasis radio VHS yang otomatis mengirim dan menerima data posisi, identitas, kecepatan dan haluan kapal.
Diduga awak kapal sengaja mematikan AIS untuk mengelabui petugas agar tidak terlacak.
Hingga berita ini diturunkan, kedua kapal tersebut sudah berada di Pelabuhan Sekupang, sedang dilakukan pencacahan dan pembongkaran.
Tim dari Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri telah mengerahkan dua unit cold storage untuk mengevakuasi daging beku dari kapal ke tempat penyimpanan. Saat ini masih menunggu mobil cold storage lainnya untuk mengangkut daging beku tersebut.
Proses bongkar muat masih berlangsung hingga saat ini.
Menurut Paksi, beberapa dari daging sapi tersebut berasal dari Brazil.
- Kepulauan Riau
- Impor Ilegal
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.
-
Jakarta Timur Bersih-Bersih Kali dan Saluran Air, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
-
Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas
-
Bencana Bisa Kuras APBD, Pemerintah Rilis Sistem Ukur Risiko Fiskal Daerah
-
PBSI Segera Umumkan Pelatih Ganda Campuran
-
Ratusan Rumah Ludes Dilalap Api! Apa Penyebab Kebakaran Besar di Mandala Jayapura?
-
Kolaborasi Otorita IKN dan PNM Kembangkan Ekonomi Masyarakat di Dua Kabupaten Kaltim
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.