Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Aceh Barat: Operasi Modifikasi Cuaca Tidak Bisa Dilakukan karena Tidak Ada Awan

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Aceh Barat: Operasi Modifikasi Cuaca Tidak Bisa Dilakukan karena Tidak Ada Awan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Aceh Barat, Tarmizi ikut serta melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di kawasan Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, kabupaten setempat. 

MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh otoritas penanggulangan bencana sebagai upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di daerah tersebut tidak bisa dilakukan, karena saat ini tidak terdapat awan yang memicu terjadinya hujan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, sesuai hasil survei udara dari otoritas terkait, OMC  di Aceh Barat tidak bisa dilakukan. Saat ini pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual di darat,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi, kepada ANTARA, Selasa (27/1).

Ia mengatakan tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak bisa melakukan penaburan garam di udara, karena sampai saat ini belum ditemukan adanya pertumbuhan awan konvektif, yang dapat menimbulkan terjadinya hujan, sehingga hal tersebut untuk sementara tidak bisa dilakukan untuk membantu pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat.

Pada pekan lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat telah mengusulkan OMC kepada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) guna mencegah karhutla semakin meluas.

Karena itu, lanjut dia, Pemkab Aceh Barat saat ini memiliki dua opsi untuk melakukan pemadaman kebakaran di daerah tersebut.

Pertama, pemkab bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan melalui jalur darat, meski sumber air di sekitar lokasi kebakaran saat ini sangat terbatas.

Opsi kedua, yaitu pemkab bersama masyarakat akan menggelar Shalat Istisqa (shalat minta hujan), yang akan dilaksanakan pada Rabu (28/1) besok dipusatkan di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh dan di masjid pusat kecamatan di daerah ini.

Bupati Tarmizi mengatakan Shalat Istisqa merupakan ikhtiar untuk bermohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) agar menurunkan hujan, karena sampai saat ini kebakaran lahan telah menyebabkan gangguan kabut asap di masyarakat dan mengganggu pernapasan warga.

Selain itu kebakaran lahan yang telah terjadi hampir sepekan tersebut telah mengakibatkan adanya kabut asap tebal dan mengancam gangguan kesehatan masyarakat di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.