Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

JPO JIS-Ancol akan Jadi Ikon Baru Kota Jakarta

📅 Senin, 26 Jan 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
JPO JIS-Ancol akan Jadi Ikon Baru Kota Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Pejalan kaki melintasi area JPO JIS-Ancol, Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakin Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bersama BTN sebagai akses yang menghubungkan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol akan menjadi ikon baru Ibu Kota.

"Saya sungguh-sungguh meyakini bahwa tempat ini akan menjadi salah satu ikon-nya Jakarta. Saya sudah meminta kepada Ancol dan Jakpro, nanti harus ada museum Persija. Intinya adalah, saya ingin betul-betul membangun dan mengembangkan Jakarta," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, Minggu (25/1).

"JPO Bersama BTN" memiliki panjang total 466 meter, dengan panjang jembatan 166 meter dan lebar 6 meter, serta jalur pedestrian 300 meter.

JPO ini diharapkan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta konektivitas masyarakat antara kawasan Ancol dan JIS, khususnya bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi publik.

Dia mengakui, proses dimulainya proyek JPO ini cukup panjang karena adanya ego sektoral. Namun, kolaborasi antara Pemprov DKI, BTN, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, dan PT Jakarta Propertindo memungkinkan proyek ini dapat terealisasi.

Pramono menargetkan pembangunan JPO akan selesai pada Mei 2026 akan mengubah wajah Jakarta di bagian utara, karena pada saat yang sama sedang dilakukan pembangunan KRL yang direncanakan akan rampung April 2026.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu senada dengan Pramono, mengatakan, proyek JPO akan menjadi ikon di Jakarta Utara yang akan menjadi masa depan Jakarta sebagai kota global.

“Kami berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk bisa mendesain terusan jembatan ini sehingga bisa memiliki fresh look dan ramah pejalan kaki, serta bisa menjadi solusi baik bagi Ancol maupun JIS ke depannya,” kata Nixon.

Nixon menegaskan, JPO JIS-Ancol diharapkan menjadi landmark baru sekaligus penggerak aktivitas kawasan karena kelengkapan konektivitasnya, ditunjang jalur KRL, Transjakarta, jalan tol, serta kawasan danau, sungai, dan laut.

Bahkan, kata Nixon, kawasan ini memiliki potensi menjadi “The New Clark Quay”, sebuah kawasan dermaga pinggir sungai yang populer di Singapura.

“Pasti ramai, seru, dan mungkin kalau aktivitas di JIS makin ramai, perhotelan akan juga muncul di daerah ini cukup banyak. Itu akan menjadi suatu aktivitas ekonomi baru buat Jakarta,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.