Indonesia dan Prefektur Kagawa Jepang Perkuat Kerja Sama Magang

Senin, 26 Jan 2026, 09:15 WIB

JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), memperluas akses magang ke Jepang dengan memperkuat kerja sama ketenagakerjaan bersama pemerintah Prefektur Kagawa.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan penempatan dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang.

Ket. Foto: Penandatanganan memorandum of cooperation (MoC) antara Kemnaker dan Pemerintah Prefektur Kagawa, diwakili Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker Anwar Sanusi dan Gubernur Prefektur Kagawa Ikeda Toyohito di Jakarta, Jumat (23/1/2026). — Sumber: Kemnaker RI

"Sekaligus memastikan kualitas keterampilan, perlindungan kesejahteraan, keselamatan, kesehatan, dan keamanan peserta selama mengikuti program magang," ujar Anwar.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan memorandum of cooperation (MoC) antara Kemnaker dan Pemerintah Prefektur Kagawa itu menjadi langkah konkret pemerintah untuk memastikan pemagangan ke Jepang berjalan lebih terstruktur dan memberikan manfaat nyata bagi peserta magang.

"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan peserta magang Indonesia berangkat dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri dan bekerja dalam sistem yang lebih tertata serta melindungi mereka," kata Anwar.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak menyepakati penguatan proses pengiriman dan penerimaan peserta magang, pertukaran data dan informasi, kerja sama penyelesaian permasalahan di lapangan, serta fasilitasi pemberdayaan bagi alumni magang teknis setelah menyelesaikan program.

Sementara itu, Gubernur Prefektur Kagawa Ikeda Toyohito mengungkapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan dunia usaha di daerahnya.

"Oleh karena itu, Prefektur Kagawa membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Indonesia," ujar Ikeda.

Saat ini, terdapat sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Prefektur Kagawa. Jumlah tersebut mencakup 1.463 peserta magang dan 1.161 pekerja berketerampilan khusus yang berkontribusi di berbagai sektor usaha.

Lebih lanjut, Ikeda juga menyampaikan bahwa mulai April 2027, sistem pemagangan di Jepang akan bertransformasi menjadi sistem pembinaan dan bekerja.

Perubahan ini diharapkan dapat membuat proses masuknya pekerja Indonesia ke Jepang, khususnya ke Prefektur Kagawa, menjadi lebih terbuka.

  • Magang di Jepang

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.