Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi Dorong Relokasi Warga, Area Longsor KBB Dijadikan Hutan

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi Dorong Relokasi Warga, Area Longsor KBB Dijadikan Hutan Doc: Antara
Ket. Kondisi bencana longsor lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1).

Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberi usulan agar lokasi longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dijadikan hutan dan masyarakat di sana, khususnya yang terdampak, direlokasi.

Saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1), Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM melihat kawasan itu dipenuhi tanaman sayur. Dengan kontur daerah berupa perbukitan, keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor, sehingga sangat berbahaya apabila masyarakat masih tinggal di lokasi itu.

"Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi," kata KDM. 

Untuk sementara, Dedi mengatakan meminta masyarakat yang selamat dari longsor untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, keluarga korban meninggal akibat longsor akan mendapatkan santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

Saat ini, lanjut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat fokus mencari korban yang masih tertimbun longsor dan merestorasi lingkungan lokasi longsor.

Pencarian korban dilakukan semaksimal mungkin oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas dan relawan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) mencatat sebanyak 10 orang dinyatakan tewas akibat bencana longsor di lereng Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat, yang diduga disebabkan hujan deras pada Sabtu dini hari.

Berdasarkan keterangan dari BPBD Jabar di Bandung, Sabtu, korban tewas berasal dari Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, delapan orang, sedangkan dua korban lainnya berasal dari kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang. Selain itu, 82 orang dinyatakan masih hilang dan dalam pencarian.

Longsor yang menimpa kawasan itu sekitar pukul 02.30 WIB itu menyebabkan 30 rumah terdampak dan satu rumah rusak berat. Selain itu, dilaporkan juga sekitar 400 warga harus dievakuasi oleh petugas gabungan ke tempat yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.