Semua Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi Setelah 7 Hari Pencarian
Sabtu, 24 Jan 2026, 14:35 WIBJAKARTA - Pencarian panjang dan melelahkan tim SAR gabungan akhirnya membuatkan hasil dengan ditemukannya korban terakhir kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Jumat (23/1) pagi.
Dikutip dari keterangan Tim Media Presiden yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/1), dengan penemuan tersebut seluruh korban yang berjumlah 10 orang dinyatakan telah ditemukan setelah tujuh hari operasi pencarian yang penuh tantangan.
Korban terakhir ditemukan pada pukul 09.16 Wita oleh Tim Elang 5 dari Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin yang bekerja bersama unsur SAR gabungan.
Lokasi penemuan berada di area tebing curam yang berbatasan langsung dengan aliran air pegunungan, medan ekstrem yang sejak awal menjadi momok bagi tim evakuasi.
Sejak hari pertama medan Pegunungan Bulusaraung memang dikenal sulit dijangkau. Lereng terjal, jurang dalam, serta batu-batu besar yang tersebar di sepanjang tebing membuat proses pencarian dan evakuasi tidak bisa dilakukan secara biasa.
Tim SAR harus mengandalkan teknik khusus demi menjangkau lokasi jatuhnya pesawat dan titik ditemukannya korban.
Dalam sejumlah momen krusial, tim SAR gabungan tampak harus bergelantungan di helikopter untuk bisa turun ke lokasi. Dengan bantuan tali penyelamat, satu per satu personel menuruni tebing curam secara perlahan.
Setiap langkah dilakukan dengan perhitungan matang, mengingat sedikit kesalahan dapat berakibat fatal, baik bagi korban maupun petugas.
Proses evakuasi korban dan serpihan pesawat dilakukan dengan metode penarikan menggunakan tali, kemudian diangkat secara bertahap ke helikopter.
Kondisi medan yang sempit dan licin memaksa tim bekerja ekstra hati-hati. Tidak jarang mereka harus berhenti sejenak untuk memastikan kestabilan pijakan di antara batu-batu besar yang rawan longsor.
Tantangan tidak berhenti di situ. Cuaca pegunungan yang berubah cepat turut menguji ketahanan fisik dan mental para petugas. Kabut tebal kerap turun dan membatasi jarak pandang, sementara hujan mengguyur area pencarian dan membuat tebing semakin licin.
Meski dihadapkan pada berbagai rintangan alam, semangat dan dedikasi Tim SAR Gabungan tidak surut. Hingga akhirnya seluruh korban dan properti penting pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan.
Operasi ini menjadi gambaran nyata perjuangan kemanusiaan, dimana keberanian dan kerja sama menjadi kunci di tengah kerasnya alam Pegunungan Bulusaraung.
- Pesawat ATR Jatuh
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Basarnas Prioritaskan Suplai Vital Korban Al Khoziny yang Masih Terjebak Reruntuhan
-
Rakor pelaksanaan MBG wilayah Jateng DIY
-
Pameran Lowongan Kerja di Bandung
-
Presiden Prabowo Beri Arahan Menko PM Audit Bangunan Pesantren, Anggota Dewan Dukung Penuh
-
Menanti Data Penting Ekonomi, 30 September 2025
-
Penuh Duka dan Penghormatan, KKP Lepas Tiga Korban ATR 42-500 ke Peristirahatan Terakhir
-
Rizky Ridho Masuk Global Player Wakili Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.