MBG Istimewa di Padang, Sajikan Rendang dari Santan Kelapa Petikan Beruk Terlatih

Jumat, 23 Jan 2026, 12:36 WIB

JAKARTA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah Piai Nan XX, Kota Padang, Sumatera Barat menyajikan rendang daging istimewa yang santan dan minyaknya berasal dari kelapa hasil petik beruk atau monyet terlatih.

Proses mengolah bahan baku hingga jadi rendang daging ini diunggah lewat akun Instagram resmi mereka @sppgtanahsirahpiainanxx dengan judul “Story Marandang”, Kamis (22/1).

Ket. Foto: Rendang yang menjadi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah Piai Nan XX, Kota Padang, Sumbar berasal dari santan yang kelapanya dipetik oleh beruk terlatih. — Sumber: Tim Media Presiden

Di awal video, tampak monyet-monyet berlari memanjat pohon kelapa. Lalu, dengan tekanan kaki dan tangan yang sangat kuat, mereka menjatuhkan buah-buah kelapa. Selanjutnya, kelapa-kelapa tersebut diolah hingga menghasilkan santan.

Santan yang diproduksi itu kemudian dibawa ke dapur SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX untuk diolah menjadi bahan dasar bumbu rendang. Di dapur SPPG itu tampak para pekerja dengan kompak berbagi tugas. Ada yang menghaluskan bawang serta mengaduk santan hingga matang.

Setelah itu, menu masakan pun dibagikan per porsi ke dalam ompreng atau wadah makanan. Pada video terlihat menu MBG hari itu adalah nasi putih, rendang daging, tahu goreng, dan buah jeruk.

Paket menu MBG itu kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah setempat. Anak-anak tampak gembira dan lahap menyantap rendang daging itu.

Pendiri Indonesia Food Security Review, I Dewa Made Agung, turut mengomentari menu MBG unik dan istimewa sajian SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX. Ia menjelaskan beruk yang memetik kelapa itu dilatih khusus untuk memanjat dan memilih kelapa terbaik. Ia pun menilai rasa rendang dari kelapa petikan beruk-beruk khusus ini berbeda dari yang lain.

“Beruk ini punya sekolah, punya kepala sekolah sendiri, dan dilatih khusus untuk memanjat dan memilih kelapa terbaik. Walaupun banyak orang bisa masak rendang, tapi rasanya tak akan sama,” kata Agung.

“Karena salah satu kunci rasa bumbu rendang ada di minyak kelapanya. Dari alam, ke dapur SPPG, ke piring anak-anak Indonesia,” tambahnya.

Agung berpendapat sajian MBG dari SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX itu penuh makna. Menu tersebut mengandung cerita mutualisme beruk dan manusia dalam menciptakan rasa dan budaya.

  • Makan Bergizi Gratis (MBG)

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.