BPBD Mencatat Sebanyak 41 Rumah di Lombok Tengah Rusak Disapu Angin Kencang 

Jumat, 23 Jan 2026, 14:14 WIB

LOMBOK TENGAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sebanyak 41 rumah rusak disapu angin kencang atau dampak cuaca ekstrem yang terjadi pada pekan ketiga Januari 2026.

Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, di Lombok Tengah, Jumat (23/1), mengatakan wilayah bencana angin puting beliung tersebut, di antaranya di Desa Bilelando sebanyak 3 KK, Desa Jelantik sebanyak 29 KK, Desa Labulia 1 KK, Desa Tanak Awu 1 KK, Teruai 1 KK, Desa Laju 1 KK, Desa Murbaya 1 KK, Desa Nadia 1 KK.

Ket. Foto: Salah satu tiang listrik yang roboh akibat cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB di Lombok Tengah, Jumat (23/01/2026). — Sumber: ANTARA

"Total sekitar 41 bangunan yang berdampak di 10 desa," katanya.

Selain itu, cuaca ekstrem yang disertai angin kencang tersebut mengakibatkan belasan tiang listrik roboh, pohon tumbang dan beberapa jembatan penghubung antara dusun di desa rusak.

"Untuk tiang listrik yang roboh telah ditangani oleh PLN dan petugas gabungan juga langsung melakukan penanganan terhadap pohon tumbang," katanya.

Ia mengatakan selain bencana angin puting beliung, hujan lebat yang terjadi tersebut mengakibatkan bencana banjir di beberapa wilayah, di antaranya di Desa Kabul sebanyak 337 KK yang terdampak, Desa Bonder sebanyak 5 KK, Desa Selong Belanak sebanyak 109 KK, Desa Tanak Rarang 16 KK, Desa Kateng 15 KK, Desa Kuta 27 KK, Desa Pengembur 70 KK, Desa Puyung 5 KK dan Desa Kidang 80 KK.

"Total sebanyak 664 KK yang terdampak banjir," katanya.

Ia mengatakan untuk langkah penanganan telah dilakukan dengan menyalurkan bantuan logistik kebutuhan mendesak dan pihaknya sedang melakukan asesmen ke wilayah yang terdampak.

Saat ini sebagian besar wilayah Lombok Tengah sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian kecil lainnya masih dalam periode peralihan musim. Potensi hujan cukup signifikan pada 10 hari mendatang, sehingga masyarakat diimbau agar memperhatikan kebersihan dan debit di wilayah aliran air.

"Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba," katanya.

  • BPBD Lombok Tengah

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.