Presiden Sementara Venezuela Siap Sambangi Amerika Serikat

Kamis, 22 Jan 2026, 19:45 WIB

JAKARTA - Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat, menjadikannya pemimpin Venezuela yang masih menjabat pertama yang menginjakkan kaki di Negeri Paman Sam dalam lebih dari seperempat abad. Informasi ini dikonfirmasi oleh pejabat senior Gedung Putih yang menilai langkah tersebut sebagai sinyal perubahan arah hubungan diplomatik Washington dan Caracas.

Meski rencana kunjungan sudah dikonfirmasi, pemerintah Amerika Serikat menyebut belum ada tanggal pasti yang ditetapkan untuk agenda tersebut. Proses koordinasi diplomatik masih berlangsung seiring dengan dinamika politik yang terus berkembang di kedua negara.

Ket. Foto: Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat. — Sumber: Anadolu Agency

Delcy Rodriguez dilantik sebagai presiden sementara Venezuela setelah operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari yang berujung pada penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Penangkapan tersebut terjadi setelah berbulan-bulan ketegangan meningkat akibat tudingan perdagangan narkoba yang menyeret elite kekuasaan Venezuela.

"Kita sedang dalam proses dialog, bekerja sama dengan Amerika Serikat, tanpa rasa takut, untuk menghadapi perbedaan dan kesulitan kita, dan untuk mengatasinya melalui diplomasi," ujar Delcy Rodriguez.

Ia menegaskan pendekatan dialog menjadi strategi utama pemerintahannya dalam meredakan konflik yang sudah mengakar selama bertahun-tahun.

Rencana kunjungan ini dipandang sebagai potensi titik balik dalam relasi Amerika Serikat dan Venezuela yang selama ini dipenuhi sanksi ekonomi dan tekanan politik. Banyak pengamat menilai langkah ini bisa membuka ruang negosiasi baru terkait energi, stabilitas kawasan, dan pemulihan ekonomi Venezuela.

Meski membuka jalur diplomasi, posisi Rodriguez belum sepenuhnya aman di mata Washington. Hingga saat ini, ia masih masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat, termasuk pembekuan aset dan pembatasan aktivitas finansial di luar negeri.

Secara historis, terakhir kali presiden Venezuela yang masih menjabat berkunjung ke Amerika Serikat terjadi pada 1989 saat Carlos Andres Perez memimpin negara tersebut. Fakta ini membuat agenda Rodriguez menjadi momen langka yang sarat makna politik dan simbol perubahan era hubungan bilateral.

Sebelumnya, Rodriguez juga menyampaikan kepada parlemen Venezuela bahwa ia siap melakukan perjalanan ke Washington jika dianggap perlu. Ia menegaskan akan membawa suara rakyat Venezuela dengan sikap tegas dan menjunjung tinggi martabat kedaulatan negara.

Langkah diplomatik ini sekaligus menjadi ujian awal bagi pemerintahan sementara Rodriguez dalam membangun legitimasi internasional. Keberhasilan atau kegagalan kunjungan ini diyakini bakal memengaruhi arah politik luar negeri Venezuela dalam beberapa tahun ke depan.

  • Amerika Serikat (AS)
  • Venezuela
  • Konflik AS-Venezuela
  • Krisis Politik Venezuela
  • Delcy Rodríguez
  • Penjabat Baru Presiden Venezuela
  • Politik Internasional

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.