Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Fadli Zon: Selayang Kemilau Dorong Pemajuan Budaya Nasional

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Fadli Zon: Selayang Kemilau Dorong Pemajuan Budaya Nasional Doc: Antara
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kelima dari kiri) dan Ketua Umum Putri Bumi Sriwijaya Prinny Harun Sohar (keenam dari kiri) berfoto bersama setelah peluncuran buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (22/1).

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri merupakan bagian penting dari upaya pemajuan kebudayaan nasional melalui literasi.

“Buku ini sangat penting. Melalui riset, pengumpulan artefak, data, hingga visual, literasi budaya menjadi pengikat agar ekspresi budaya tidak hilang dan dapat diwariskan lintas generasi,” kata Fadli dalam peluncuran buku di Jakarta, Kamis (22/1).

Buku itu mendokumentasikan kekayaan budaya Sumatra bagian selatan melalui busana adat perempuan, perhiasan emas, dan wastra dari lima provinsi.

Fadli Zon meresmikan peluncuran buku di atas panggung bersama Ketua Umum Putri Bumi Sriwijaya Prinny Harun Sohar. Peluncuran buku dikemas dalam pergelaran seni yang menampilkan ekspresi budaya Bhumi Lima Negeri, termasuk pertunjukan seni yang merepresentasikan kekayaan wastra dan tradisi Sumatra bagian selatan.

Buku Selayang Kemilau Bhumi Lima Negeri mengangkat sejarah kawasan yang sejak masa lampau dikenal sebagai Swarnadwipa atau Pulau Emas, yang merupakan bagian dari kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Sumatra bagian selatan sejak abad ke-7.

Fadli juga menegaskan negara memiliki mandat konstitusional untuk memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia. Menurutnya, penerbitan buku menjadi bagian penting dalam memastikan kebudayaan terdokumentasi dan tidak hilang.

“Sering kali buku dianggap remeh, padahal melalui buku kebudayaan bisa menjadi abadi,” kata Fadli.

Ia menambahkan kontribusi komunitas, termasuk Putri Bumi Sriwijaya, menjadi elemen penting dalam upaya pemajuan kebudayaan nasional.

Penyanyi sekaligus mantan Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya yang juga turut hadir di acara tersebut menyebut buku ini sebagai dokumentasi budaya besar yang membangkitkan rasa bangga, khususnya bagi masyarakat Sumatra bagian selatan.

“Ini adalah dokumentasi budaya Sumatra bagian selatan yang pernah dikenal sebagai Bumi Swarnadwipa dan Sriwijaya, meskipun sekarang telah menjadi lima provinsi,” ujar Tantowi.

Ia menilai buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan membantu pembaca memahami keterkaitan budaya Sumatra bagian selatan dengan kawasan lain di Asia.

“Pengaruh Sriwijaya dan rumpun Melayu terasa kuat dalam buku ini,” katanya.

Buku ini memuat 32 busana pengantin perempuan, 39 busana adat perempuan, serta beragam aksesori dan wastra dari Sumatra Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Bangka Belitung. Buku ini disusun oleh komunitas perempuan Putri Bumi Sriwijaya bekerja sama dengan Penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Olahraga
Kejutan di China Open! Mert...
Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon...
Luar Negeri
Impor Migas Kamboja Melonja...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.