- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkab Bekasi Minta Perpan...
Pemkab Bekasi Minta Perpanjang Durasi Modifikasi Cuaca
Rabu, 21 Jan 2026, 12:50 WIBKABUPATEN BEKASI â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem rendah, sebagai upaya pengendalian sekaligus mengurangi tekanan di wilayah terdampak banjir selama beberapa hari terakhir.
"Saya meminta agar durasinya diperpanjang selama potensi hujan ekstrem masih tinggi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Muchlis, di Cikarang, Rabu (21/1).
Dia mengatakan telah berkoordinasi langsung dengan Deputi I Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna memastikan pelaksanaan teknologi modifikasi cuaca berjalan optimal.
"Kami meminta bantuan BNPB untuk melakukan modifikasi cuaca terkait curah hujan di Kabupaten Bekasi. Informasi awal, ini akan dilakukan hingga 24 Januari 2026, namun kami minta supaya diperpanjang," katanya.
Muchlis menyatakan penerapan teknologi ini menjadi langkah penting mengingat kondisi wilayah terdampak banjir masih dalam fase pemulihan. Data BPBD mencatat, banjir mencapai puncaknya pada akhir pekan lalu dan berdampak di 17 kecamatan.
Saat ini genangan telah surut di 12 kecamatan, kata dia, namun wilayah hilir seperti Muaragembong masih menghadapi ancaman akibat debit air kiriman hingga hujan lokal.
Ia menjelaskan musibah banjir di Kabupaten Bekasi dipicu oleh tinggi curah hujan lokal sejak Jumat pekan lalu, ditambah aliran air dari wilayah hulu hingga berdampak air sungai meluap serta sejumlah drainase yang tidak berfungsi secara optimal.
"Melalui modifikasi cuaca ini, kami berharap volume hujan dapat ditekan sehingga tidak menambah beban wilayah daratan. Harapannya, air bisa lebih cepat surut, terutama di area tanggul yang kondisinya masih rentan," ujarnya.
Terkait efektivitas teknologi modifikasi cuaca, ia menyebut BNPB memiliki kewenangan teknis untuk melakukan pengukuran dan evaluasi secara detail.
Namun demikian, langkah ini merupakan bagian dari upaya terpadu Pemkab Bekasi, selain perbaikan tanggul jebol sepanjang delapan meter di wilayah Kecamatan Muaragembong dan pemantauan titik tanggul kritis di Kecamatan Cabangbungin.
Sejalan dengan prakiraan BMKG yang menyebut puncak musim hujan terjadi pada Januari, penerapan teknologi modifikasi cuaca diharapkan mampu menekan potensi banjir lanjutan di tengah kondisi sungai yang masih meluap.
"Kami berupaya maksimal, baik melalui penanganan di darat dengan penguatan tanggul maupun lewat udara melalui modifikasi cuaca," kata dia.
- modifikasi cuaca
- Pemkab Bekasi
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB lakukan operasi modifikasi cuaca di Jambi
-
Modifikasi Cuaca di Jakarta Masih Berlanjut untuk Menghadapi Cuaca Ekstrem
-
Berdokumen Palsu, Kapten Kapal Armada Bayangan Russia Ditahan Pemerintah Swedia
-
Realisasi Dana Program Makan Bergizi Gratis
-
Gunung Tidar Minta Wadal para Peziarah
-
2,4 Ton Bahan Semai untuk Modifikasi Cuaca di Hari Keenam
-
Ditlantas Polda Sumsel Imbau Pemudik Tak Saling Serobot di Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.