Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris dan RI Bersinergi Ciptakan Dunia yang Lebih Aman dan Stabil

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Inggris dan RI Bersinergi Ciptakan Dunia yang Lebih Aman dan Stabil Doc: JUSTIN TALLIS/AFP
Ket. Presiden Prabowo Subianto tiba di 10 Downing Street, London untuk bertemu Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer, Selasa (20/1) dan disambut kucing ikonik bernama Larry the Cat, yang selalu berada di Kantor PM Inggris. Prabowo dan PM Starmer akan melakukan pertemuan bilateral untuk membahas sejumlah isu serta kerja sama strategis.

JAKARTA - Rencana pertemuan Presiden RI, Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer akan difokuskan pada peluncuran kemitraan strategis antara kedua negara yang mencakup empat pilar utama kerja sama.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, berdasarkan video wawancara yang diterima dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Selasa (20/1)menyampaikan bahwa kemitraan strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Presiden Prabowo dan PM Starmer saat bertemu terakhir kali di London.

“Ketika Presiden Prabowo dan PM Starmer terakhir kali bertemu di London, mereka berkomitmen untuk meluncurkan kemitraan strategis antara kedua negara guna mempererat hubungan secara lebih menyeluruh. Inilah dokumen utama dan inisiatif kunci yang kami luncurkan dalam kunjungan kali ini. Kemitraan tersebut mencakup empat pilar,” kata Jermey.

Jermey menuturkan empat pilar dalam kemitraan strategis itu meliputi pertahanan dan keamanan, pertumbuhan ekonomi, masyarakat dan sosial, serta iklim, energi, dan alam.

Pertumbuhan ekonomi disebutnya menjadi salah satu prioritas utama bagi kedua pemimpin dalam kerangka kerja sama tersebut.

Jermey menyatakan kemitraan strategis Indonesia dan Inggris dirancang untuk mencakup bidang-bidang terpenting dalam hubungan kedua negara, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang menantang.

Jermey juga menyampaikan bahwa fokus pada peluang pertumbuhan ekonomi dalam kemitraan strategis tersebut berpotensi menjadi bagian dari pembahasan PM Starmer dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

“Saya sangat yakin bahwa Perdana Menteri akan menitikberatkan dan membahas peluang-peluang pertumbuhan, sekaligus menyoroti, dalam situasi geopolitik global yang menantang saat ini, bagaimana Inggris dapat bekerja sama dengan Indonesia serta mitra global lainnya untuk mendukung terciptanya dunia yang lebih damai dan stabil, yang bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Diketahui, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris untuk menemui Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan Raja Charles III.

Di London, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim.

Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya.

Implementasi di Lapangan

Kepala Departemen Hubungan Internasional Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) Lina Alexandra menekankan pentingnya hasil konkret dari kemitraan dan kerja sama yang dicapai selama kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris.

“Kami ingin tunggu-tunggu nanti real-nya seperti apa, implementasinya di lapangan? Karena kalau dalam tahap ini, baru signing,” kata Lina kepada Antara melalui sambungan telepon, Jakarta, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.