Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanggul Citarum Dadal, 500 Warga Bekasi Jadi Korban. Muara Gembong Darurat Banjir

2 Selasa, 20 Jan 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Tanggul Citarum Dadal, 500 Warga Bekasi Jadi Korban. Muara Gembong Darurat Banjir Tanggul Citarum Dadal, 500 Warga Bekasi Jadi Korban. Muara Gembong Darurat Banjir Doc: ist
Ket. banjir bandang

BEKASI – Ratusan rumah terendam lantaran tanggul Sungai Citarum dadal. Air melanda Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Tanggul dadal atau jebol menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah warga.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 23.50 WIB setelah debit Sungai Citarum meningkat signifikan akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Derasnya tekanan air membuat tanggul tidak lagi mampu menahan aliran sungai hingga akhirnya jebol.

"Tidak lama setelah tanggul jebol, air langsung mengalir deras ke kawasan permukiman. Di sejumlah titik, ketinggian air bahkan mencapai sekitar satu meter, merendam rumah warga dan jalan utama desa," kata warga setempat Satibi (45), Selasa.

Dia mengatakan kondisi tanah di sekitar tanggul memang sudah rapuh sehingga mudah tergerus arus air. Selain itu letak tanggul yang berbatasan langsung dengan jalan raya membuat luapan air lebih cepat masuk ke area permukiman. "Tanahnya masih gembur. Begitu air naik, langsung terkikis dan air cepat mengalir ke kampung," katanya.

Warga setempat inisiatif melakukan penanganan darurat dengan membendung aliran air menggunakan karung berisi tanah dan pasir serta bambu. Sebagian warga juga mengevakuasi anggota keluarga dan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Selain merendam permukiman, banjir akibat jebol tanggul turut mengganggu aktivitas masyarakat karena akses jalan utama ikut terendam. Ancaman juga membayangi sektor pertanian dan perikanan, ribuan hektare tambak dan sawah dikhawatirkan mengalami gagal panen.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dody Supriyadi membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan petugas masih melakukan penanganan darurat di lokasi dengan membuat tanggul penahan sementara. Dody menyatakan berdasarkan hasil mitigasi di lapangan, tanggul Sungai Citarum jebol sepanjang enam meter. Ratusan rumah warga di Desa Pantai Bakti terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter.

500 Warga Jadi Korban

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat sebanyak 553 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, terdampak banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol pada Selasa (20/1) dini hari tadi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Bekasi Dody Supriyadi mengatakan banjir terjadi setelah debit Sungai Citarum meningkat yang menyebabkan tanggul penahan air jebol sepanjang kurang lebih delapan meter.

"Peningkatan debit air Sungai Citarum mengakibatkan tanggul jebol. Air kemudian meluap dan menggenangi permukiman warga. Kondisi ketinggian air mencapai 60 centimeter," katanya di Cikarang, Selasa.

Berdasarkan hasil asesmen lapangan, ratusan kepala keluarga yang tersebar di lima kampung terdampak banjir akibat tanggul jebol. Sebanyak 141 KK terdampak berlokasi di Kampung Bendungan RT 03/05. Di Kampung Gedung Cinde RT 01/05 terdapat 105 KK.

Selanjutnya, 152 KK di Kampung Singkil RT 02/06, Kampung Gedung Bokor RT 03/03 sebanyak 30 KK, serta Kampung Biyombong RT 03/06 sebanyak 125 KK terdampak banjir. Hingga kini tidak ada laporan warga mengungsi maupun korban luka maupun jiwa.

Dody menjelaskan ketinggian muka air di permukiman warga bervariasi antara 10 hingga 60 centimeter. Warga memilih bertahan di rumah masing-masing sembari memantau kondisi air yang masih melimpas.

BPBD Kabupaten Bekasi melakukan koordinasi dan pendataan bersama aparat desa, RT/RW, serta unsur kewilayahan setempat. Selain itu bantuan logistik juga telah disalurkan kepada warga terdampak.

"Logistik yang kami kirimkan meliputi bronjong, karung, terpal, makanan siap saji, air mineral, serta paket sembako untuk kebutuhan dasar warga," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Suriah Gagalkan Serangan Sa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.