Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi Pesawat ATR 42-500, Prajurit Marinir Dikerahkan untuk Membantu 

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Evakuasi Pesawat ATR 42-500, Prajurit Marinir Dikerahkan untuk Membantu  Doc: ANTARA
Ket. Personel Marinir bersama tim SAR gabungan turut terlibat dalam proses evakuasi pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026).

JAKARTA – Prajurit Marinir TNI AL dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban dan puing pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel Marinir Nana Karyana saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa (20/1), mengatakan pihaknya mengerahkan personel dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VI.

Nana mengatakan sejak Senin (19/1), personelnya bersama Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan sudah bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat.

"Prajurit Marinir bergerak cepat menuju area pencarian dengan menyusuri hutan dan mendaki jalur pegunungan terjal berbekal perlengkapan SAR serta kemampuan navigasi medan ekstrem," kata Nana saat dikonfirmasi.

Walau sempat diterpa kendala cuaca yakni hujan yang cukup deras dan kabut yang tebal, personel tetap berjalan menuju lokasi yang telah ditentukan.

Nana melanjutkan, personel Marinir sempat melakukan penyisiran intensif untuk menemukan badan pesawat maupun para korban.

Di titik tertentu, lanjut Nana, personel Marinir bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan beberapa puing berupa badan pesawat di lereng gunung.

Kini, lanjut Nana, fokus personel Marinir yakni mencari dan mengevakuasi korban pesawat jatuh tersebut. Hingga kini proses pencarian yang dilakukan personel Marinir masih berlangsung.

"Kita pastikan akan terus berkolaborasi dengan Polri, pemerintah daerah, serta Basarnas demi memaksimalkan proses evakuasi," kata Nana

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.