50 Ribu Ton Batu Bara Ilegal Diamankan
Selasa, 20 Jan 2026, 23:59 WIBJAKARTA â Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengamankan tumpukan batu bara tak bertuan di sejumlah dermaga bongkar muat barang tambang (jetty) di sepanjang jalur Sungai Mahakam di Kalimantan Timur.
Tumpukan batu bara tersebut memiliki berat total sekitar 50 ribu ton dan diduga berasal dari aktivitas pertambangan ilegal. Ribuan ton batu bara ilegal itu ditemukan pada operasi pengamanan yang dilakukan sebagai upaya penegakan hukum sektor ESDM, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum).
Tumpukan atau stockpile batubara tersebut ditemukan di enam titik lokasi yang berbeda, tersebar di pelabuhan khusus/ jetty batu bara, serta di area penambangan yang berada di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Temuan ini merupakan hasil operasi pengamanan yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 14-15 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di sektor energi dan sumber daya mineral.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Jeffri Huwae menjelaskan bahwa tumpukan atau stockpile batubara tersebut merupakan kekayaan negara yang rawan hilang, sehingga segera dilakukan pengamanan lapangan oleh tim Ditjen Gakkum ESDM.
"Saat ini stockpile batubara tersebut telah dilakukan pengamanan dengan pemasangan barikade menggunakan garis atau segel Ditjen Gakkum ESDM, serta dipasangi spanduk/plang larangan yang menyatakan bahwa tumpukan tersebut merupakan aset negara," ujar Jeffri di Jakarta, Selasa (20/1)
Jeffri menambahkan, tahapan selanjutnya adalah akan dilakukan penelusuran terkait asal usul, sembari dilakukan penilaian terkait kuantitas serta kualitas batu bara tersebut.
Proses itu akan melibatkan pihak independent, baik surveyor atau instansi yang berwenang, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Setelah seluruh proses tersebut selesai, batu bara akan dilelang, dan hasilnya akan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada sektor ESDM," ungkap Jeffri.
Langkah ini, lanjutnya, menegaskan komitmen Pemerintah dalam menindak tegas praktik pertambangan ilegal, sekaligus menjaga optimalisasi penerimaan negara dari sektor energi dan sumber daya mineral.
Selama proses pengamanan stockpile batu bara ini, kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif berkat dukungan penuh serta sinergi lintas instansi.
Operasi ini melibatkan Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara. (ers)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Mengejutkan! Robert Aramayo Kalahkan Chalamet hingga DiCaprio di BAFTA
-
PLN: Listrik di Provinsi Riau Pulih 100 Persen Pasca-gangguan
-
Bocah Peci Hitam Ini Boleh Naik Kap Mobil Maung RI 1 Bersama Prabowo
-
Polisi Gelar Operasi Keselamatan Jaya Mulai Hari Ini, Catat 9 Pelanggaran Lalin yang Jadi Target Razia
-
Penguatan Ekosistem Perajin Perhiasan dari Limbah Batu bara
-
Hadapi Cuaca Ekstrem dengan Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana oleh Pemkab Gowa
-
Peluang Karier untuk Penyandang Disabilitas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.