Prambanan Shiva Festival Angkat Spiritualitas dan Wisata Religi

Senin, 19 Jan 2026, 11:38 WIB

Prambanan Shiva Festival yang dilaksanakan di kompleks Candi Prambanan di  Daerah Istimewa Yogyakarta mulai dari 17 Januari sampai 15 Februari 2026 diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata religi di wilayah tersebut.

Pada acara pembukaan festival di kompleks Candi Prambanan, Sabtu (17/1), Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa berharap Prambanan Shiva Festival bisa menjadi tonggak penting transformasi Candi Prambanan menjadi ruang spiritual yang hidup.

Ket. Foto: Prambanan Shiva Festival dilaksanakan di kompleks Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dari 17 Januari sampai 15 Februari 2026. — Sumber: Antara Foto

"Pariwisata berbasis spiritualitas tidak hanya berfokus pada eksplorasi fisik destinasi, tetapi juga pada perenungan diri, keseimbangan batin, serta hubungan yang harmonis dengan lingkungan dan budaya setempat," katanya sebagaimana dikutip keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta pada Senin.

Prambanan Shiva Festival diawali dengan perayaan Shivaratri dan akan ditutup dengan upacara Mahashivaratri. 

Umat Hindu melaksanakan upacara pemujaan kepada Dewa Shiwa yang mencakup momentum perenungan, introspeksi diri, latihan pengendalian diri, serta permohonan pengampunan pada hari Shiwaratri.

Ni Luh menyampaikan bahwa perayaan Shiwaratri dalam rangkaian Prambanan Shiva Festival meneguhkan peran Candi Prambanan sebagai situs warisan budaya dunia sekaligus pusat ibadah umat Hindu di Indonesia.

Menurut dia, pelaksanaan perayaan Shiwaratri di Candi Prambanan juga memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan wisata yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan warisan budaya yang hidup, dirawat, dipahami, dan dihormati.

"Candi Prambanan adalah living heritage yang harus kita jaga bersama. Kesuciannya harus kita rawat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan bangsa," kata dia.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan bahwa ajaran Shiwa dijadikan sebagai dasar pelaksanaan festival, yang sejalan dengan semangat moderasi beragama.

"Nilai-nilai Shiwa mengajarkan keseimbangan antara cipta, rasa, dan karsa. Festival ini merayakan kesadaran yang menyatukan manusia, alam, dan Tuhan dalam satu harmoni," katanya.

Prambanan Shiva Festival dinilai menghadirkan ruang dialog mengenai agama dan budaya, yang berperan penting dalam upaya membangun harmoni sosial.

Selama mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakart, Wakil Menteri Pariwisata juga mendatangi Kampung Wisata Purbayan di Kota Yogyakarta serta Desa Wisata Hargotirto di Kabupaten Kulonprogo.

Dia melihat arsitektur bangunan serta melihat pembuatan kerajinan perak dan batik di Purbayan serta meninjau sentra produksi gula semut dan melihat pembuatan batik saat berkunjung ke Hargotirto pada Minggu (18/1).

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.