Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Serang Terus Dorong Program Makan Bergizi dan Koperasi Desa

📅 Senin, 19 Jan 2026, 12:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Serang Terus Dorong Program Makan Bergizi dan Koperasi Desa Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, saat apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, Banten, Senin (19/1/2026).

SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang, Banten memastikan akan terus mendorong secara masif pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) agar dapat terlaksana menyeluruh di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, di Serang, Senin (19/1), mengatakan percepatan program ini selaras dengan arahan pemerintah pusat bahwa pembangunan Indonesia dimulai dari desa.

"Peringatan Hari Desa Nasional ini menjadi momentum, terutama karena Bapak Presiden melalui Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) menekankan pembangunan dimulai dari desa. Oleh karena itu, indikator kinerja terkait pembangunan ini harus terintegrasi," ujar Zaldi usai Apel Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang.

Ia menjelaskan program MBG dan KDMP merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menjadi acuan pemerintah daerah. Pihaknya berkomitmen memperkuat dan mendorong pelaksanaan program tersebut agar target-target yang ditetapkan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Berdasarkan data Pemkab Serang, saat ini sudah terdapat lebih dari 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG yang telah beroperasi.

Sementara itu, untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemkab Serang menargetkan 100 KDMP memiliki gedung yang aman pada tahun ini, di mana 28 gerai di antaranya sedang dalam tahap pembangunan.

Selain kedua program tersebut, Zaldi juga menyoroti pentingnya Program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat desa/kelurahan serta pengelolaan sampah yang menjadi prioritas daerah.

"Pengelolaan sampah menjadi program yang kami integrasikan dengan desa dan kecamatan melalui bank sampah. Harapannya, residu sampah dari masyarakat dapat terkelola dan berkurang signifikan," katanya.

Zaldi menargetkan setiap desa dari total 326 desa di 29 kecamatan memiliki bank sampah sendiri. Hingga saat ini, tercatat baru 74 bank sampah yang sudah berjalan aktif.

"Untuk mendorongnya, perlu ada edukasi dan ajakan dari para kepala desa serta pimpinan di kecamatan untuk menyukseskan program bank sampah ini," pungkas nya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat eselon II, III, IV serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Serang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.