Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forum Ekonomi Dunia Bersiap Menghadapi Serangan ‘America First’ dari Trump

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Forum Ekonomi Dunia Bersiap Menghadapi Serangan ‘America First’ dari Trump Doc: AFP/FABRICE COFFRINI
Ket. Presiden dan CEO Forum Ekonomi Dunia, Borge Brende

PARIS - Semua mata akan tertuju pada Donald Trump pekan depan ketika para politisi dan pemimpin bisnis menuju Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF), sambil bertanya-tanya bagaimana menyelaraskan sosok pemimpin Amerika Serikat (AS) yang dikenal berubah-ubah itu dengan credo Davos tentang pasar terbuka dan multilateralisme.

Setelah setahun mengguncang tatanan internasional liberal sejak kembali menjabat, Trump akan datang ke resor ski Swiss tersebut untuk menyampaikan pidato pada Rabu, dalam pertemuan yang mengusung tema “A Spirit of Dialogue” (Semangat Dialog).

“Kami senang menyambut kembali Presiden Trump,” kata Kepala Eksekutif WEF, Borge Brende, dalam konferensi pers daring menjelang KTT Davos, enam tahun setelah penampilan langsung Trump sebelumnya pada masa jabatan pertamanya.

Dikutip dari AFP pada Rabu (14/1), Trump akan membawa delegasi AS terbesar sepanjang sejarah, tambah Brende, yang membuka peluang pertemuan tertutup mengenai berbagai titik panas geopolitik, mulai dari Ukraina dan Venezuela hingga Gaza, Greenland, dan Iran.

Trump mengatakan dalam sebuah acara di Detroit, Michigan, pada Selasa bahwa ia berencana pekan depan untuk “memberikan penjelasan yang jauh lebih rinci mengenai kebijakan perumahan kami agar setiap warga Amerika yang ingin memiliki rumah dapat membelinya dengan terjangkau”.

Pesan Trump kepada para pemilih AS itu, yang disampaikan di hadapan elite bisnis dan politik global, muncul di tengah tekanan biaya hidup yang dirasakan rumah tangga AS menjelang pemilihan paruh waktu (midterm) November.

Brende mencatat bahwa “kepentingannya adalah untuk berkumpul di awal tahun guna mencoba menghubungkan berbagai kepingan, menafsirkan situasi, dan juga melihat area-area di mana kita bisa berkolaborasi”.

Namun, dengan gempuran tarif proteksionis serta sikap meremehkan sekutu tradisional AS yang menandai masa jabatan kedua Trump, peluang untuk merumuskan strategi bersama menghadapi tantangan terbesar dunia tampak kecil.

Brende mengakui bahwa “pertemuan tahunan kami berlangsung dalam latar geopolitik paling kompleks sejak 1945”.

Ekonom Karen Harris dari firma konsultan Bain & Co. mengatakan “2025 pada akhirnya akan dipandang sebagai tahun berakhirnya globalisasi neoliberal dan dimulainya era pascaglobalisasi”.

Ini merupakan pergeseran di mana “AS memprioritaskan keamanan nasional, keamanannya sendiri, dan menggunakan ekonomi sebagai alat untuk mencapai sebagian tujuan tersebut,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pandangan ini juga merupakan “cara pandang ekonomi yang sangat Tiongkok”.

Tiongkok mengirim Wakil Perdana Menteri He Lifeng ke Davos, sementara Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga akan hadir.

Enam dari tujuh pemimpin negara G7 dijadwalkan tampil hanya Jepang yang tidak hadir.

Trump akan membawa sedikitnya lima pembantu kunci, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Keuangan Scott Bessent, kata Brende, bersama Steve Witkoff, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah dan Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Lewat Pengawasan Pasar, Pem...
Nasional
Transplantasi Sumsum Tulang...
Luar Negeri
Media Internasional Soroti ...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.