Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Dorong Mikrogreen Jadi Jalan Bangkit Ekonomi Perempuan Korban Bencana

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PPPA Dorong Mikrogreen Jadi Jalan Bangkit Ekonomi Perempuan Korban Bencana Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan mengikuti rapat penanganan bencana di Kota Padang, Selasa (13/1).

Kota Padang - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mengungkapkan mikrogreen atau penanaman sayuran muda yang dapat dipanen dalam masa 7-21 hari bisa menjadi solusi pemberdayaan ekonomi berkelanjutan bagi perempuan korban bencana alam.

"Jadi, dapur-dapur umum yang didirikan secara swakelola itu, para ibu-ibu bisa menggunakan solusi mikrogreen," kata Wamen PPPA Veronica Tan di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/1).

Wamen Veronica Tan mengatakan pada saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh, ia mendapati sejumlah perempuan korban bencana menerapkan konsep mikrogreen di dapur umum.

Para ibu-ibu menaruh kacang-kacangan di atas wadah, dimana empat hari kemudian kecambah mulai tumbuh. Jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan maka tanaman ini bisa menjadi sumber protein bagi pengungsi.

Di balik musibah yang terjadi, Veronica Tan melihat ada sebuah kekuatan yang bisa dan harus dimanfaatkan oleh para kaum ibu. Kementerian PPPA berharap para kepala daerah memberikan ruang dan mendukung program pemberdayaan perempuan pada masa pemulihan bencana.

Wamen PPPA itu menilai dapur umum bisa menjadi kekuatan bagi perempuan. Oleh sebab itu pemerintah daerah (pemda) harus bisa memberikan perhatian khusus bagi kelompok rentan tersebut.

"Para perempuan ini yang pada akhirnya ini menjadi sebuah tempat perlindungan untuk anak-anak dan keluarga mereka," ujar Wamen Veronica Tan.

Dalam kunjungan ke Kota Padang, Veronica Tan mengingatkan pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian khusus kepada perempuan, anak-anak, lansia, dan disabilitas, khususnya implementasi pendirian hunian sementara (huntara).

"Jadi, misalnya pendirian huntara itu harus memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan," kata Wamen PPPA Veronica Tan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.