Inovasi Ozon Bikin Sayur Tahan 3 Bulan, Petani Magetan Tak Lagi Tertekan Harga

Selasa, 13 Jan 2026, 18:52 WIB

MAGETAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, menerapkan teknologi ozon dalam penanganan pascapanen hortikultura untuk membantu petani menjaga kualitas hasil panen dan menstabilkan harga pasar.

Bupati Magetan Nanik Endang di Magetan, Selasa, mengatakan teknologi ozon yang diterapkan tersebut berupa generator plasma ozon yang berada di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan.

Ket. Foto: Bupati Magetan Nanik Endang meninjau penerapan teknologi ozon untuk produk hortikultura cabai rawit di kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan, Selasa (13/1) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga kestabilan harga. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Kab Magetan

"Teknologi generator plasma ozon ini menjadi solusi strategis bagi petani dalam menghadapi fluktuasi harga pasar, utamanya untuk produk hortikultura seperti cabai rawit," ujar Bupati Nanik saat meninjau di Kantor DTPHP Magetan, Selasa.

Pihaknya mengapresiasi inovasi DTPHP tersebut karena sangat membantu petani, khususnya saat harga komoditas hortikultura sedang anjlok.

"Generator plasma ini adalah inovasi yang membantu petani di Magetan. Terutama saat harga cabai dan sayuran sedang turun, hasil panen bisa dimasukkan ke cold storage yang dilengkapi sistem ozon ini," katanya.

Diketahui teknologi ozon pada pangan memanfaatkan gas ozon (O3) sebagai disinfektan alami yang efektif untuk membunuh mikroorganisme, menghilangkan residu pestisida, mengawetkan produk, serta memperpanjang masa simpan buah, sayur, daging, dan makanan laut, tanpa meninggalkan residu berbahaya karena mudah terurai menjadi oksigen.

Hal itu menjadikannya alternatif pengawet yang aman, ramah lingkungan dan menjaga kualitas nutrisi serta sensorik makanan.

Di Magetan, melalui teknologi tersebut, sayuran diklaim dapat bertahan dalam kondisi segar hingga tiga bulan. Hal itu memberikan opsi bagi petani untuk menunda penjualan saat harga rendah.

"Jadi jika sewaktu-waktu harga jatuh, kita simpan dulu. Nanti ketika harga sudah kembali normal atau membaik, baru dikeluarkan dan dijual kembali. Dengan demikian, petani tidak rugi dan harga sayuran bisa lebih stabil," katanya.

Pemerintah Kabupaten Magetan berharap pemanfaatan teknologi tepat guna itu dapat terus dikembangkan untuk menjaga kesejahteraan petani, menjaga harga komoditas, dan mendukung ketahanan pangan daerah.

  • inovasi ozon
  • petani magetan
  • teknologi ozon
  • pemkab magetan
  • produk hortikultura

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Waduh Mengkhawatirkan! Gunung Lewotobi Meletus dan Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1 Km pada Pagi Ini

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Catat Tempat dan Waktu Layanannya, Samsat Keliling Hanya Buka di Delapan Wilayah Detabek pada Jumat

Menanti Sinyal The Fed - 28 Agustus 2026

Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM

Mengapa Lagu Dolly Parton Dinilai Punya Cara Unik Menyatukan Banyak Orang? Ini Penjelasan dari Psikolog

BeFa Bangun Kawasan Industri AI-Ready Pertama di Indonesa

Kasus Korupsi KUR Bank BUMN, Kejari Purwakarta Buka Peluang Tersangka Baru

Mengapa Sup Ayam Jadi Makanan Andalan Ketika Sakit? Simak Alasan Selengkapnya

Atasi Kemacetan, Dishub Bali Pastikan Keberlanjutan Trans Metro Dewata

Undian US Open 2026 Beri Alcaraz dan Sabalenka Jalan Terjal

Tingkatkan Efektivitas Pemadaman Karhutla Gambut, Polda Kalimantan Selatan Gunakan Cairan Tepung

Gunung Semeru Alami 21 Kali Gempa Letusan dalam Enam Jam, TNBTS Tutup Total Jalur Pendakian

Liga Inggris: Para Pesaing Arsenal Memburu Kebangkitan setelah Awal yang Sulit

Jaga Harga Bahan Pangan, Pemprov Sumut Inisiasi Gerakan Pangan Murah Serentak

MotoGP: Marc Marquez Berpeluang Kejar Martin di Aragon

BMKG Ingatkan Masyarakat Dampak Perubahan Cuaca hingga Gangguan Jarak Pandang di Beberapa Daerah

Serie A Italia: Inter Milan dan Para Pesaing Scudetto Bertekad Lanjutkan Awal Sempurna

Liga Champions: PSG Jumpa Lawan Berat, Hadapi Barcelona, Manchester City dan Aston Villa

Beberapa CCTV di Jakarta Dirusak saat Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Makin Waswas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.