Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduk Batu Licin Jadi Solusi Baru Atasi Banjir di Jakarta Timur

📅 Senin, 12 Jan 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Waduk Batu Licin Jadi Solusi Baru Atasi Banjir di Jakarta Timur Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Batu Licin yang berlokasi di Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (12/1).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Batu Licin yang berlokasi di Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (12/1). Peresmian ini menjadi penegasan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air guna menekan risiko banjir dan genangan.

Waduk yang sebelumnya bernama Waduk Giri Kencana itu resmi berganti nama menjadi Waduk Batu Licin dengan mempertimbangkan aspek sejarah kawasan setempat. Secara fisik, waduk ini memiliki luas lahan sekitar 4,5 hektare dengan area tampungan air mencapai 2,7 hektare.

Pramono menyebut persoalan banjir menjadi salah satu fokus utama sejak awal masa kepemimpinannya di DKI Jakarta. Karena itu, pembangunan waduk dilakukan secara terencana sebagai bagian dari strategi jangka menengah pengendalian banjir.

"Sejak awal menjabat, persoalan banjir menjadi salah satu perhatian utama saya. Saat ini terdapat sembilan waduk yang telah dibangun dan tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat dengan tujuan utama mengurangi genangan di kawasan permukiman padat," ujar Gubernur Pramono

Ia menjelaskan, kawasan Cilangkap sebelumnya dikenal sebagai wilayah yang rawan tergenang setiap kali hujan deras mengguyur Jakarta. Namun kini, keberadaan Waduk Batu Licin diharapkan mampu mengubah kondisi tersebut secara signifikan.

Dengan kapasitas tampung air sekitar 92.000 meter kubik dan kedalaman enam meter, waduk ini dinilai cukup efektif menahan limpasan air hujan. Berdasarkan testimoni warga, genangan yang dulu kerap terjadi kini jauh berkurang.

Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, Waduk Batu Licin juga dikembangkan sebagai ruang publik terbuka bagi masyarakat. Berbagai fasilitas penunjang telah disediakan untuk mendukung aktivitas warga sekitar.

Fasilitas tersebut meliputi jogging track, lapangan basket, musala, hingga area rekreasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Konsep ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat ganda, baik secara teknis maupun sosial.

"Keberadaan waduk ini memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,  selain berfungsi secara teknis, kawasan ini juga menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga,” katanya.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI Jakarta masih akan meresmikan tujuh waduk lainnya yang saat ini sudah dibangun maupun dalam tahap penyelesaian. Ia berharap seluruh waduk tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Pembangunan waduk, lanjut Pramono, merupakan bagian dari strategi pengendalian banjir yang selaras dengan program normalisasi sungai. Beberapa sungai yang menjadi fokus antara lain Sungai Ciliwung, Sungai Sunter, dan Kali Krukut.

"Dengan dukungan sistem pompa serta pemantauan harian terhadap curah hujan dan potensi rob, Alhamdulillah saat ini genangan bisa tertangani dalam waktu satu hingga satu setengah jam," ujarnya.

Sebelum waduk dibangun, kawasan tersebut tidak memiliki area resapan dan tampungan air yang memadai. Kehadiran Waduk Batu Licin kini menjadi daerah tangkapan air baru yang memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah sekitarnya.

Terkait pengembangan waduk di wilayah lain, Pramono menyebutkan lima waduk telah selesai dibangun di Jakarta Timur. Selain itu, masing-masing dua waduk juga telah dibangun di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

Banjir Rendam Dua Titik di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Puluhan Warga.

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.