Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Siapkan Lahan untuk Program Swasembada Pangan

📅 Senin, 12 Jan 2026, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lebak Siapkan Lahan untuk Program Swasembada Pangan Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Seorang petani meninjau tanaman padi yang masuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 140 hektare di Desa Tambakbaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak.

LEBAK – Dalam rangka mendukung program swasembaga pangan, maka Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, menetapkan lahan seluas 28.100 hektare untuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Tujuannya memenuhi ketersediaan pangan masyarakat dan mendukung program swasembada pangan nasional,” jelas Kepala Bidang Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian (P4) Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Itan Oktarianto di Lebak, Minggu (11/1).

Kawasan LP2B tersebut tidak boleh beralihfungsi karena sudah menjadi kebijakan pemerintah daerah. Selain itu, juga telah ada payung hukum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penetapan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Untuk itu, pemerintah Lebak tidak memberikan perizinan bagi investor industri, perumahan, pergudangan dan perkantoran yang ingin menggunakan kawasan LP2B. Selain itu, dia juga akan memproses secara hukum jika investor mengembangkan usahanya di kawasan LP2B tersebut.

“Kita menjaga dan melindungi kawasan LP2B untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat,” katanya. Menurutnya, kawasan LP2B merupakan lahan sawah yang ditetapkan pemerintah Lebak untuk digunakan sebagai lahan pertanian pangan secara berkelanjutan dan tidak boleh dialihfungsikan.

Selama ini, Kabupaten Lebak cukup besar menyumbangkan kontribusi pangan di Provinsi Banten, bahkan produksi beras bisa mencapai 600 ribu ton per tahun. Produksi beras tersebut dinyatakan surplus jika dibandingkan konsumsi masyarakat Kabupaten Lebak dengan penduduk 1,4 juta jiwa.

Sedangkan , kebutuhan beras untuk warga Lebak rata-rata 148 ribu ton per tahun, sehingga surplus 420 ribu ton. Dari 420 ribu ton, sebagian beras dipasok ke berbagai daerah seperti Tangerang, Jakarta, Bogor hingga Lampung.

Karena itu, Itan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepolisian, TNI dan kejaksaan agar tidak terjadi kawasan LP2B beralihfungsi lahan. “Melalui kolaborasi itu, kita berupaya mencegah terjadinya alihfungsi lahan guna mendorong peningkatan produksi pangan,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Blok Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Udin, mengutarakan, lahan sawah di wilayahnya terlindungi dan terjaga. Sebab lahan sudah masuk RTRW dan LSD kawasan LP2B seluas 70 hektare. “Kita mengapresiasi kawasan LP2B karena panen padi bisa meningkatkan pendapatan ekonomi petani,” tandas Udin. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
BMKG Jayapura Catat 1.862 T...
Nasional
Puncak Peringatan HUT Ke-81...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.