- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kebakaran Hutan di Patagon...
Kebakaran Hutan di Patagonia Argentina Meluas hingga 15.000 Hektare
Senin, 12 Jan 2026, 09:27 WIBBUENOS AIRES - Kebakaran hutan di Argentina selatan telah menghanguskan lebih dari 15.000 hektare minggu ini, kata pihak berwenang, meskipun hujan mulai turun di beberapa bagian Patagonia pada hari Minggu (11/1).
Kebakaran terbesar, yang terjadi sejak Senin pekan lalu di dekat kota kecil Epuyen di Andes, telah menghanguskan sekitar 11.980 hektare, kata dinas pemadam kebakaran provinsi Chubut dalam sebuah pernyataan.
Kebakaran lain dengan ukuran yang tidak ditentukan terjadi di dekatnya di Taman Nasional Los Alerces.
Petugas pemadam kebakaran juga berjuang mengendalikan dua kebakaran lain di Chubut dan provinsi Santa Cruz yang berdekatan yang telah membakar sekitar 3.800 hektar, kata badan manajemen darurat Argentina.
Pada Minggu sore, hujan turun di beberapa bagian wilayah tersebut, yang melegakan warga seperti Atilla Missura, seorang wanita berusia 59 tahun yang memimpin tur berkuda.
"Kami sangat senang; semoga keadaan tetap seperti ini," kata Missura kepada AFP melalui telepon dari Rincon de Lobos, salah satu daerah yang paling terdampak.
Lebih dari 500 petugas pemadam kebakaran, penyelamat, polisi, dan personel pendukung sedang berjuang memadamkan api, sementara puluhan warga setempat mendukung operasi di garis depan.
Gubernur Chubut, Ignacio Torres, mengatakan dalam sebuah wawancara radio bahwa situasi di daerah tersebut "lebih tenang" pada Minggu pagi tetapi "tetap sangat kritis."
Torres mendesak masyarakat untuk "jangan pernah lagi meremehkan implikasi perubahan iklim" dan menekankan bahwa provinsi tersebut mengalami "kekeringan terburuk sejak 1965."
Seorang petugas pemadam kebakaran sukarelawan yang bekerja di dekat Epuyen berada dalam perawatan intensif karena luka bakar parah, kata otoritas kesehatan kepada media lokal.
Sekitar 3.000 wisatawan telah dievakuasi dari daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir, dan setidaknya 10 rumah telah hancur akibat kebakaran, kata Torres.
Wilayah tersebut kehilangan 32.000 hektare lahan akibat kebakaran hutan pada awal tahun 2025.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
TNI AL Gelar Latihan Pendaratan Amfibi di Palu, Simulasi Tempur di Selat Makassar Jadi Sorotan
-
IKAL-Lemhannas: Tangkal Ideologi Transnasional, Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Harus Diperkuat
-
85 Investor Global Lirik Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun, Wali Kota Agustina Dorong Semarang Jadi Magnet Investasi Hijau
-
BPBD Magetan Siagakan Relawan di Jalur Cemorosewu saat Libur Idul Adha
-
BRIN Kaji Pembakaran Terkendali untuk Tekan Karhutla yang Melonjak 8 Kali Lipat
-
Jumlah penumpang di Stasiun Malang saat libur Idul Adha
-
Seoul: Korea Utara Menembakkan Rudal Balistik ke Laut Kuning
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.